Tampilkan postingan dengan label How Do I Love Thee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label How Do I Love Thee. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2012

Oh... Perempuan...


Jika kau menciumnya, kau bukan gentleman Jika kau tidak menciumnya, kau bukan lelaki
Jika kau memujinya, ia akan mengira kau ngegombal
Jika kau tidak memujinya, kau adalah lelaki tak berguna
Jika kau setuju semua keinginannya, dia akan ngelonjak
Jika kau tidak setuju, kau tidak pengertian
Jika kau bercinta dengannya, kau dicurigai “sudah ahli”
Jika kau tidak bercinta dengannya, kau bukan lelaki
Jika kau kunjungi dia sering-sering, dia pikir kau membosankan
Jika tidak kau kunjungi sering-sering, dia menuduhmu main sama orang lain
Jika kau berpakaian rapi, dia bilang kau menarik perhatian wanita lain
Jika kau tidak berpakaian rapi, dia bilang kau berantakan
Jika kau cemburu, dia bilang kau jahat
Jika kau tidak cemburu, dia bilang kau tidak cinta padanya
Jika kau ingin bercinta, dia kata kau tidak menghormatinya
Jika kau tidak ingin bercinta, dia pikir kau tidak suka padanya
Jika kau telat satu menit, dia akan marah-marah
Jika dia telat satu jam, dia bilang itu memang seharusnya seorang wanita
Jika kau mengunjungi wanita lain, dia akan menuduh kau punya wanita lain
Jika dia dikunjungi lelaki lain, “Oh! Sudah biasa, kami wanita!”
Jika kau menciumnya sebentar, dia tuduh kau orangnya dingin
Jika kau menciumnya lama, dia teriak bahwa kau kurang ajar
Jika kau gagal membantu dia menyeberang jalan, kau kurang etika
Jika kau berhasil membantunya menyeberang jalan,dia anggap itu taktik lelaki
Jika kau menatap wanita lain, dia tuduh kau buaya
Jika dia ditatap lelaki lain, dia berkata bahwa mereka mengaguminya
Jika kau membiayai hidupnya, dia pikir kau meremehkannya
Jika kau tidak membiayai hidupnya, dia pikir kau peli
Jika kau bercinta dengan wanita lain, dia minta putus
Jika dia bercinta dengan lelaki lain, “Bukan salahku! Dia yang memaksa!
Jika kau berhasrat bercinta dengannya, dia anggap hanya itu yang kau inginkan
Jika kau tidak berhasrat bercinta dengannya, dia anggap kau jual mahal
Jika kau bicara, dia ingin kau sendiri mendengar yang kau bicarakan
Jika kau mendengar, dia ingin kau yang bicara
Jika saat bercinta dia diam saja,dia minta dicumbu
Jika saat bercinta kau diam saja, dia juga diam saja
Jika dia menangis, kau salah telah membuatnya menangis
Jika kau menangis, dia pergi darimu karena kau bukan lelaki

Sabtu, 12 Februari 2011

How Do I Love Thee?

a poetry by : Elizabeth Brownings

How do I love thee? Let me count the ways.
I love thee to the depth and breadth and height
My soul can reach, when feeling out of sight
For the ends of Being and ideal Grace.
I love thee to the level of everyday's
Most quiet need, by sun and candle-light.
I love thee freely, as men strive for Right;
I love thee purely, as they turn from Praise.
I love thee with a passion put to use
In my old griefs, and with my childhood's faith.
I love thee with a love I seemed to lose
With my lost saints, --- I love thee with the breath,
Smiles, tears, of all my life! --- and, if God choose,
I shall but love thee better after death.


free translation :
Bagaimana aku mencintaimu? Biarkan aku menghitung caranya.
Aku mencintaimu sedalam, seluas dan setinggi
Yang jiwaku dapat raih, saat rasa kehilangan pandang
Bagi akhir Keberadaan dan Keanggunan tertinggi.
Aku mencintaimu setiap detik dalam hidupku
Keinginan tersunyi, seumpama matahari dan redup lentera.
Aku mencintaimu dengan kebebasan, seperti manusia menuntut haknya;
Aku mencintaimu dalam kemurnian, seumpama nyanyian Pemujaan.
Aku mencintaimu dengan hasrat yang meradang
Di dalam kesedihan terdalamku, dan keyakinan masa kecilku.
Aku mencintaimu dengan cinta yang seakan hilang pada akhirnya
Bersama malaikatku yang juga menghilang – Aku mencintaimu dengan nafasku,
Senyumanku, air-mataku, seluruh hidupku! – Dan, jika Tuhan berkenan,
Aku mencintaimu setelah aku mati.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...