Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juni 2012

Kerdja ! Kerdja! Kerdja!


“imagination”, “imagination” “imagination”!!! Tjiptaan besar!!!

....Kita jang dahulu bisa mentjiptakan tjandi-tjandi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat
dari batu jang sampai sekarang belum hancur ; kita telah mendjadi satu bangsa jang kecil djiwanja,

Saudara-saudara!!

Satu bangsa jang sedang ditjandra-tjengkalakan didalam tjandra-tjengkala djatuhnja Madjapahit,
sirna ilang kertaning bumi!! Kertaning bumi hilang, sudah sirna sama sekali. Mendjadi satu bangsa jang
kecil, satu bangsa tugu “rong depa”. 

Candi raksasa Borobudur di Indonesia, sudah berdiri sejak abad 9 Masehi! Saja tidak berkata berkata bahwa Grand Canyon tidak tjantik. Tapi saja berkata : Tiga danau di Flores lebih tjantik daripada Grand Canyon.

Kita ini, Saudara-saudara, bahan tjukup : bahan ketjantikan, bahan kekajaan. Bahan kekajaan sebagai tadi saja katakan : “We have only scratched the surface ” – Kita baru `nggaruk diatasnja sadja. Kekajaan alamnja, Masja Allah subhanallahu wa ta’ala, kekajaan alam. 

Saja ditanja : Ada besi ditanah-air Tuan? – Ada, sudah ketemu :belum digali.
Ja, benar! Arang-batu ada, Nikel ada, Mangan ada, Uranium ada. Percajalah perkataan Pak Presiden.
Kita mempunjai Uranium pula. Kita kaja, kaja, kaja-raja, Saudara-saudara : Berdasarkan atas “imagination”, djiwa besar, lepaskan kita ini dari hal itu, Saudara-saudara.

Gali ! Bekerdja! Gali! Bekerdja!

Dan kita adalah satu tanah air jang paling cantik di dunia.

*dikutip dari pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli

1956

Published with Blogger-droid v2.0.4

Rabu, 11 April 2012

Nasehat Bisnis (dan Hidup) Warren Buffet



Terlahir dengan nama Warren Edward Buffett di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat 30 Agustus 1930, beliau adalah seorang investor dan pengusaha Amerika Serikat. Ia memiliki julukan “Sage of Omaha” atau “Oracle of Omaha” alias seorang peramal dari Omaha. Warren dianggap sebagai orang yang bisa memprediksikan saham apa saja yang naik, dan saham apa saja yang turun. Kapan harus mengambil, atau kapan harus menjual, semuanya seolah sudah ada dalam “pengetahuannya”. Karena itu, apa saja yang dikatakannya tentang dunia saham, maka akan selalu diikuti oleh banyak orang. Buffett telah mengumpulkan kekayaan yang sangat besar dari kecerdikannya berinvestasi melalui perusahaannya Berkshire Hathaway, di mana dia memegang 38% saham.

Dengan perkiraan pendapatan bersih AS$44 milyar pada 2005, dia menduduki urutan kedua sebagai orang terkaya kedua dunia menurut Forbes, di belakang Bill Gates. Pada tahun 2008, ia menggantikan posisi Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia versi Forbes.

Chairman dan chief executive Berkshire Hathaway Inc tersebut dikenal piawai meracik investasi. Perusahaan investasinya itu memegang saham besar pada sejumlah perusahaan terkemuka seperti Coca-Cola Co, Anheuser-Busch Cos dan Wells Fargo & Co.

Buffett juga dikenal sebagai seorang dermawan. Kekayaan pribadinya, baik berupa uang, properti dan saham, yang mencapai 49 miliar dolar AS (Rp455.700.000.000.000) sudah ia ikrarkan akan disumbangkan ke lima yayasan sosial.


Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC.

Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya : Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan ia sekarang menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.

Pesan: Anjurkan anak anda untuk berinvestasi [Encourage your children to invest]

Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.

Pesan: Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis [Encourage your children to start some kind of business]

Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu. Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu. Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.

Pesan: Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda berbuat yang sama. [Don't buy more than what you "really need" and encourage your children to do and think the same]

Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.

Pesan: Jadilah apa adanya. [You are what you are]

Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia.
Pesan: Berhematlah [Always think how you can accomplish things economically]

Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan. Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu. Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.

Pesan: Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat [Assign the right people to the right jobs]

Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya.
Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham.
Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.
Pesan: Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan. [Set goals and make sure people focus on them]

Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas. Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.

Pesan: Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan [Don't try to show off, just be your self and do what you enjoy doing]

Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu. Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit. Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet.


Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.

Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:

Hindarilah pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri.

INGAT!

* Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang.
* Hiduplah secara sederhana.
* Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik.
* Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.
* Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan; gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan.
* Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya.

http://fikriana.wordpress.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Warren_Buffett

Kamis, 05 April 2012

Motivasi Anthony Robbbins (#1 Motivator Dunia)



Kesuksesan merupakan hasil dari keputusan matang, dan kematangan itu biasanya dihasilkan dari pengalaman yang terkadang penuh kegagalan.

All personal breakthrough begin with a change in beliefs
Beliefs have the power to create and the power to destroy

Setiap terobosan dari pribadi seseorang berawal dari keyakinan hati masing-masing, karena keyakinan memiliki kekuatan untuk mewujudkan ataupun menghancurkan

Semua terobosan pada diri pribadi dimulai dengan perubahan pada kepercayaan.

Selasa, 03 April 2012

Pola Pikir Cerdas ala Prof. B. J. Habibie


Bachruddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara dari pasangan Alwi Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardjojo. BJ Habibie dikenal sebagai pemimpin yang cerdas dengan pola pikir yang futuristik. Berikut pola pikir BJ Habibie, samakah dengan pola pikir Anda?

Habibie dikenal sebagai anak yang cerdas sejak kecil. Habibie juga terlihat menonjol dalam pelajaran eksak, terutama Fisika. Beliau menunjukkan kecerdasan dan
semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi.

Habibie memiliki pola pemikiran belajar sebagai berikut:

1. Belajar dimulai dari sesuatu yang paling sulit baru mempelajari yang mudah. Dengan demikian akan lebih mudah menaklukkan sesuatu yang tingkat kesulitannya lebih rendah.

2. Hidup butuh keseimbangan. Seperti pesawat,mengapa ada sayap kanan dan kiri? Sebagai penyeimbangannya, sayap kanan sebagai iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan sayap kiri sebagai ilmu dan teknologi.

3. Selalu perhitungkan untung rugi. BJ Habibie tidak akan melakukan suatu usaha yang kiranya hanya akan memberikan untung yang sedikit.

4. Saat mengerjakan sesuatu, dipikirkan manfaatnya hingga jauh kebelakang.

5. BJ Habibie tidak berkepentingan terhadap jabatannya meskipun menjadi Presiden.

6. Kesuksesan bisa dicapai dengan kerendahan hati. Oleh karena itu jangan menjadi pendendam pada siapapun, termasuk musuh atau orang-orang yang membenci Anda.

7. BJ Habibie tidak mendendam secara emosional kepada orang-orang yang tidak setuju dengan ide dan gagasannya.

Pemikiran cemerlang dari seorang mantan pemimpin negara. Bagaimana pemikiran Anda?

***
Kutipan: Buku "Gaya Belajar Orang Besar ".

Selasa, 13 Maret 2012

Chairil, Bara yang Tak Pernah Padam


Ada satu hal yang patut disayangkan bahwasanya disinyalir banyak kalangan pemuda “angkatan sekarang” tidak mengetahui puisi “Aku” yang fenomenal pada zaman perjuangan kemerdekaan itu, apalagi siapa yang mengarangnya.
TIDAK JUGA KAU, generasi (yang konon paling) mutakhir!?

Gempuran modernisasi edhan sepertinya membuat sebagian besar dari kita (baca: pemuda harapan bangsa) lebih mengenal Harry Potter dan Naruto daripada mengenal Chairil Anwar. Walah!

Padahal, kalau dipikir – pikir, dengan berkawankan pemikiran – pemikiran Chairil Anwar, sudah pasti lebih berguna daripada sekedar membaca sebagai hiburan. Karya – karyanya sarat dengan sublimasi hasil pemikiran yang mendalam tentang makna hidup, cinta, kasih sayang, kegigihan, rasa keadilan, dan berjuta energi positif yang dia curahkan sepenuh jiwa.

Seperti itulah semangat seorang Chairil Anwar. Dia adalah eksponen penting yang dinobatkan sebagai sastrawan pelopor “Angkatan ‘45” dan perpuisian modern Indonesia. Kegigihannya memperjuangkan ideal dan cita – cita tercermin di dalam salah satu puisinya : “Sekali berarti, sudah itu mati”. (bisa Anda maknai sesuai interpretasi : perjuangan mencapai kemerdekaan, perjuangan mencapai nilai yang memuaskan dalam ujian sekolah, perjuangan mendapatkan pacar baru, dan seterusnya...)

Gaya Hidupnya


Chairil terkenal sangat gemar membaca. Chairil mengenal dunia sastra sejak tinggal di Jakarta bersama ibunya. Saat itu kedua orang tuanya bercerai dan Chairil mengikuti ibunya. Ia banyak membaca karya-karya sastrawan dunia seperti Rainer M. Rilke, W.H. Auden, Archibald MacLeish, H. Marsman, J. Slaurhoff dan Edgar du Perron, sehingga karya-karya Chairil banyak dipengaruhi gaya penulisan sastrawan-sastrawan itu.

Saking ‘rakus’-nya Chairil akan bacaan, pernah dia berkomplot dengan kawannya, Asrul Sani, untuk “merampok” sebuah buku berjudul Also Sprach Zarathustra, karya Nietsche di sebuah toko buku di bilangan Jakarta. Missi “penculikan” ini nyaris berhasil, sampai akhirnya setelah mereka memeriksa hasil jarahannya di luar, ternyata buku yang diambil Chairil adalah Alkitab. Warna sampulnya sama – sama hitam, dengan ketebalan yang hampir sama.

Asrul Sani, yang juga seorang sastrawan ternama Indonesia, menceritakan pengalaman itu di dalam buku “Derai – derai Cemara” (sebuah buku yang berisi kumpulan karya – karya puisi dan prosa, serta korespondensi Chairil Anwar sepanjang hidupnya). Di sana juga diceritakan bagaimana di mata Sani, Chairil Anwar bukanlah seorang yang kurang – ajar, pencuri, atau pula petualang kumuh. “Tidak. Chairil selalu berpakaian rapi. Kerah kemejanya selalu kaku karena dikanji, bajunya senantiasa disetrika licin. Ia bahkan boleh dikatakan dandy. Orang ingat kepada matanya yang merah. Ia tidak mengerikan. Ia adalah seorang periang dan seorang sahabat yang baik.” (Asrul Sani, Derai – Derai Cemara).

Tentang Cinta dan Spiritualitas

Tidak sedikit orang yang menjuluki Chairil sebagai penyair religius. Ini, antara lain, gara-gara sajak "Doa", yang memang amat religius. Menurut penuturan Ida Rosihan Anwar (istri wartawan kawakan Rosihan Anwar yang sangat dekat dengan Chairil) dalam kesehariannya Chairil tidak pernah memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan urusan agama. Ia tidak pernah tampak salat, berpuasa di bulan Ramadan, atau bahkan ikut bergembira pada Idul Fitri. Jadi, ia bukan muslim yang baik.

Namun, kalau kita mengacu pada kriteria filosof Paul Tillich tentang siapa yang disebut religius, (yaitu mereka yang secara serius mencoba mengerti hidup ini secara lebih jauh dari batas-batas yang lahiriah saja), Chairil termasuk kelompok ini. Sepanjang hidupnya, Chairil berserah total untuk menemukan jawaban atas pertanyaan "apa tujuan hidup saya".

Dalam sajaknya ini ia menegaskan sikapnya yang tidak mau terikat apa pun juga, serta bersedia menerima segala bentuk penderitaan sebagai akibat pilihannya. Dia menolak untuk menyerah kepada agama, meskipun dia mengakui juga, agama mempunyai daya tarik yang sangat kuat sehingga sulit untuk melawannya: "Kuseru saja Dia/sehingga datang juga/Kamipun bermuka-muka/seterusnya ia bernyala-nyala dalam dada/Segala daya memadamkannya/Ini ruang/gelanggang kami berperang/Binasa membinasa/satu menista lain gila.

Sajaknya yang kedua tentang agama ditulis lima bulan kemudian, berjudul "Isa". Dalam sajak ini, selain terpesona, Chairil juga tersindir dengan pengorbanan dan penderitaan yang dialami Nabi Isa untuk menyelamatkan umat manusia.

Ia merasa "minder" lantaran sikap hidupnya yang hanya memikirkan kemerdekaan diri sendiri, dan tidak peduli pada orang lain. Ia seperti dihadapkan pada pertanyaan, "Apakah sebuah pengorbanan ada artinya?"

Pertanyaan itu terus mengganggu hingga keesokan harinya dia menyerah
dan menulis sajak "Doa" sebagai ekspresi penyerahdiriannya kepada Tuhan. Ia berseru: Tuhanku/Dalam termangu/Aku masih menyebut nama-Mu/Biar susah sungguh/mengingat Kau penuh seluruh/caya-Mu panas suci/tinggal kerdip lilin di malam sunyi/Tuhanku/aku hilang bentuk/remuk/ Tuhanku/aku mengembara di negeri asing/Tuhanku/di pintu-Mu mengetuk/ aku tidak bisa berpaling.

Selanjutnya Chairil lebih memilih menolak agama karena agama memintanya untuk mengorbankan apa yang nyata sekarang, untuk digantikan sesuatu pada masa datang yang baginya belum pasti.

Maka bisa dipastikan, sesudah sikapnya ini Chairil kembali menemukan dirinya kesepian. Namun, perasaan itu tampaknya sudah dia harapkan dan dia hadapi dengan tenang. Ia kembali memilih menjadi pengembara selama hidupnya. Meskipun, konon menurut kesaksian H.B. Jassin, menjelang mengembuskan nafasnya yang terakhir, Chairil ternyata tetap tidak lupa menyebut nama Tuhan. Di sela-sela panas badannya yang tinggi sebelum kematiannya, ia mengucap, Tuhanku, Tuhanku....

Karya dan Kontroversi

Awal pemunculan puisi-puisinya pada tahun 1942, juga Chairil tidak luput dari caci maki dan cemohan oleh penyair-penyair terdahulu. Tetapi ia tidak memperhatikannya. Dan dalam suatu pidato yang diucapkannya di depan Angkatan Baru pusat Kebudayaan tahun 1943, Chairil berkata, ''Pujangga muda akan datang. Pemeriksa yang cermat, pengupas, pengikis sampai ke saripati sesuatu. Segalanya, sampai ke tangannya dan merasai gores bedahan pisaunya yang berkilat.'' Demikian tanggapan Chairil atas kritik pedas yang ditujukan pada karya-karyanya. Ia pun kemudian berkata, ''Tiap seniman harus seorang perintis jalan. Seniman ialah tanda dari hidup yang melepas bebas.''

Bagaimana pun penilaian negatif itu datang, Chairil telah berjasa besar dalam kesusastraan Indonesia. Sampai kini karya-karyanya tetap dibaca dan dipelajari di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Maka wajar, almarhum Chairil dianugerahi penghargaan Bintang Budhaya Paramadharma di bidang seni oleh presiden.
Sajak-sajak Chairil bisa dijadikan siraman air sejuk di padang gersang, bisa juga menjadi pedang di medan perang. Ia adalah penyair komplit karena tema-tema yang diangkatnya sangat kompleks. Sajak-sajaknya mengandung daya vitalitas yang tinggi seperti tampak dalam puisi ''Aku'', sebuah sajak yang keras, berani serta bersemangat. Puisi lain yang juga menyiratkan hal yang sama karya Chairil adalah ''Kerawang-Bekasi'' dan ''Persetujuan dengan Bung Karno''. Karya-karyanya ini mampu menggelorakan semangat hidup untuk menentang ketidakadilan, ibarat pedang di medan perang. Chairil juga sangat romantis. Lihatlah puisinya yang berjudul ''Cintaku Jauh di Pulau'' dan ''Senja di Pelabuhan Kecil.'' Tidak cukup individualis dan romantis, Chairil juga sangat religius seperti tampak dalam puisi ''Betapatirajawane'', ''Isa'', dan ''Doa''. Walaupun demikian, ada saja orang yang menghubungkan Chairil sebagai seorang anarkhis dan egois dengan sajak ''Aku''-nya.

Meninggal dalam Ketiadaan

Hidup luntang lantung, mirip gembel, keluyuran malam hari di remang-remang kota Jakarta merupakan dunia keseharian Chairil. Tidur di terminal dan bergaul dengan abang becak serta para pemulung sembari tetap menulis sajak. Sampai akhir hayatnya, meninggal pada 28 April 1949, penyair yang terkenal dengan sajak ''Aku'' ini tidak meninggalkan harta warisan. Dalam tulisan di majalah Sarinah (edisi 12-25 Mei 1986), disebutkan, warisan terakhir Chairil pada anak istrinya hanyalah satu ons gula merah, sepasang sepatu dan kaus kaki hitam, selembar uang rupiahan serta satu map sajak yang bakal dibukukannya, masih dalam tulisan tangan.



.

Rabu, 09 Maret 2011

Maharsi Agastya dan Energi Listrik


Berikut ini adalah deskripsi Sansekerta yang diberikan oleh Maharsi Agastya di dalam bukunya “Agniyan” untuk subyek avionik (penerbangan dan elektronik?).

Sansthapye Mrunmaye patre "Tamrapatram" Susankritam
Chadayet Shighigrivenadrarbhihi kasthapansubhihi
Dastaloshtho nidhatavyaha paradachhaditstataha
Sanyogat jayate tejo mitravarun sandyitam
anen jalbhagosti pranodaneshu vayushu
evan shatana kumbhana sanyogaha karyakrutsmrutaha


Dalam bahasa Dewanagari, transkripnya adalah seperti berikut ini:

संस्था प्ये मृन्मये पत्रे "तम्रपात्र्न" सुसांकरतम
च्छाड्येत शिखी ग्रिवेनड्रारभिही कस्थापन्सुभिही
दस्तलोष्तो निधताव्याहा पारडच्छादितस्ताटाहा
संयोगात जयते तेजो मित्रावरून संद्यिटम
अणेन जलभगोस्ती प्रणोदनेशू वायूषू
एवं शतना कुंभना संयोगहा कार्यक्ृटसमृताहा

संस्था प्ये (Mengambil )
मृन्मये (tanah)
पत्रे patra= wadah, tabung)
"तम्रपात्र्न" ( pelat tembaga yang dibersihkan)
सुसांकरतम च्छाड्येत (ditutupi dengan )
शिखी ( Morchud = tembaga sulfat)
ग्रिवेनड्रारभिही कस्थापन्सुभिही ( debu yang digergaji dengan listrik, kasthapansu..)
दस्तलोष्तो ( Pelat seng yang ditutupi dengan )
निधताव्याहा पारडच्छादितस्ताटाहा (Merkuri)
संयोगात (kombinasi ini membangkitkan)
जयते तेजो मित्रावरून (listrik)
द्यिटम अणेन जलभगोस्ती प्रणोदनेशू वायूषू ( dapat memecahkan air, Jalbhanga, menjadi prana (oksigen ) dan udana (hidrogen ) vayu (gas)
एवं शतना कुंभना संयोगहा कार्यक्ृटसमृताहा ( seseorang memerlukan 100, Shata , wadah ) agar ini dapat bekerja.

Tidakkah ini sebuah bukti Pengetahuan Maharshi Agastya tentang membangkitkan energi listrik dari reaksi kimia dan menggunakannya untuk memecah molekul air menjadi hidrogen dan oksigen?

Maharshi Agastya juga menulis bahwa dengan menggunakan "Mitravarun Teja" ini, seperti listrik, seseorang dapat melapisi Tembaga dengan Emas atau Perak (dengan mengambil ‘Yakshar’ (nitrat)-nya)

(Source : “Swayambhu” by Dr. P. M. Vartak )

Selasa, 01 Maret 2011

Talent! : Anda Bisa Menjadi Apa Saja....


We are what we think we are.
The habitual inclination of our thoughts determines our talents and abilities, and our personality.
Thus, some think they are writers or artists, industrious or lazy, and so on.
What if you want to be other than what you presently think you are?
You may argue that others have been born with the special talent you lack but desire to have.
This is true.
But they had to cultivate the habit of that ability some time — if not in this life, then in a previous one.
So whatever you want to be, start to develop that pattern now.
You can instill any trend in your consciousness right now, provided you inject a strong thought in your mind;
then your actions and whole being will obey that thought.

– Paramahansa Yogananda


Kita adalah apa yang kita pikirkan.
Kecenderungan sehari – hari pikiran kita menentukan bakat , kemampuan dan kepribadian kita.
Karena itu, beberapa orang berpikir bahwa mereka penulis, seniman, rajin atau malas, dan seterusnya.
Bagaimana jika Anda ingin menjadi orang lain daripada Anda yang sekarang?
Anda mungkin berbantah bahwa orang lain telah terlahir dengan bakat istimewa yang tidak Anda punya namun sangat Anda inginkan.
Ini benar.
Namun mereka menuai kebiasaan yang telah mereka tanam pada masa lalu - jika tidak dalam saat ini, berarti dari kehidupan mereka sebelumnya.
Jadi, untuk menjadi apapun yang Anda inginkan, mulailah membangun pola itu sekarang.
Anda bisa menanamkan kecenderungan apapun di dalam kesadaran Anda sekarang juga, menyuntikkan pikiran yang kuat di dalam benak Anda;
Maka tindakan Anda dan seluruh makhluk akan mematuhi pikiran itu.

Rabu, 23 Februari 2011

Alasan Hitler Membantai Orang Yahudi


"Bisa saja saya memusnahkan semua YAHUDI di DUNIA, tapi saya sisakan sedikit saja yg hidup. agar kamu tau mengapa alasan saya membunuh mereka" ........ Hitler

Seringkali, tabiat, perilaku dan pendirian seseorang adalah hasil dari pengalaman masa lalunya. Semasa kecil Hitler adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya dan menganggap perilakunya yang “antisosial” itu adalah sebuah kutukan kerena Alois Hitler (Ayah Hitler) mengawini keponakannya sendiri. Adi (nama kecil Adolf Hitler) dilahirkan pada tanggal 20 April 1889 di sebuah kota kecil di Austria dekat perbatasan Jerman. Ayahnya adalah seorang yang keras dalam mendidik anak sedang ibunya baik kepadanya.

Ibunya adalah salah satu dari sedikit orang yang benar-benar disayangi oleh Adolf. Ibunya sangat percaya bahwa anaknya adalah seorang jenius, dan selalu menganggap anaknya normal, walaupun sejak kecil sudah menunjukkan gejala destruktif dan antisosial. Umur 18 tahun, Adolf sudah menjadi seorang yatim piatu setelah ibunya meninggal dunia sedangkan ayahnya sudah meninggal terlebih dulu sebelumnya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dan abusement dari ayahnya ini memberikan andil besar dalam mental dan kejiwaan Hitler dewasa.

Ada hal yang harus kita pahami bahwa, jangan pernah meremehkan “dendam masa kecil”. Contoh lain juga bisa kita dapati dari kisah Mao Tse Tung. Mao kecil pernah bersekolah di sekolah yang didirikan oleh para missionaris dari Eropa, oleh sebab suatu hal Mao dimaki oleh salah satu Pastor dengan makian yang bersifat rasialis “anjing kuning!” dan mulai saat itu Mao tidak pernah kembali ke sekolah itu.

Membenci kaum agamawan. Kemudian menjadi pemimpim komunis terbesar di China, juga menjadi pembunuh massal, jutaan kaum terpelajar dan seniman tewas dibunuh dan dihukum kerja paksa dalam Revolusi Kebudayaan 1965. Nggak kalah sadis dengan Hitler Sebuah dendam masa kecil; inilah bahayanya jika itu dialami oleh seorang pemimpin!

Hitler awalnya bercita-cita menjadi seorang seniman (bukan menjadi tentara/ politikus). Sebagai pecinta seni, maka dia mencoba mendaftar ke sebuah fakultas seni di Wina, Austria, tetapi ditolak. Penolakan ini memiliki dampak besar bagi dirinya.

Frustasi, yatim-piatu, tidak ada uang, sehingga dia selama kira-kira setahun menjadi gelandangan, hidup dari belas kasihan orang lain di jalanan. Selama itu, dia juga mulai benci terhadap orang Yahudi, kaum imigran yang hidup lebih mewah, dan ini dikuatkan dengan pendengaran dari ceramah yang sifatnya “Antisemit” oleh Walikota Vienna Karl Lueger.

Teori Lueger yang menyalahkan kekacauan ekonomi dan politik kepada kaum Yahudi, mengispirasinya menjadi pembenci kaum Yahudi sepanjang hidupnya. Ini pula yang membangun ideologinya dan menganggap bangsa Arya adalah ras tertinggi. Banyak orang berkata, seandainya saja dia diterima di sekolah seni tersebut, mungkin Hitler hanya akan menjadi seniman seperti Picasso misalnya, mungkin sejarah juga akan lain ceritanya. Disinilah salah satu letak pentingnya Hitler, dia mengubah sejarah (meskipun ke jalan yang dianggap salah). Garis hidupnya bagaikan takdir yang tidak bisa diubah.

Di tahun 1914, Jerman ikut serta dalam Perang Dunia 1 dan Hitler masuk militer. Sewaktu perang di garis depan, dia terluka, dipulangkan dan mendapatkan medali untuk keberaniannya. Selama perang, Hitler berangsur-angsur menjadi seorang patriot untuk Jerman meskipun dia sendiri bukan warga negara Jerman (dia lahir di Austria). Maka dari itu, sewaktu Jerman kalah perang, dia tidak bisa menerima kenyataan, karena bagi Hitler, Jerman adalah yang terkuat. Dia lalu menyalahkan para "pengkhianat" sipil, terutama orang Yahudi sebagai penyebab Jerman kalah perang.

Jerman setelah kalah perang porak poranda. Keadaannya sangat mengenaskan dengan kota-kota yang hancur, harga barang tinggi ditambah lagi dengan datangnya gerakan-gerakan revolusi komunis. Hitler sendiri tetap berdiam di militer. Hitler membenci orang-orang dari berbagai ideologi, termasuk komunis (Karl Marx adalah seorang Yahudi), sosialis kapitalis dan liberal. Sebenarnya karir militer Hitler hanya sampai Kopral, bisa dibayangkan betapa hebatnya orang ini, dia menjadi Army Commander yang ditakuti seluruh dunia pada Perang Dunia 2.

Tahun 1919 Hitler lalu bergabung dengan sebuah partai kecil bernama Partai Pekerja Jerman dan meninggalkan karir militernya. Saat berhasil menjadi pemimpinnya dan akhirnya mengubah namanya menjadi partai NAZI. Tahun 1920, Hitler menterbitkan simbol Swastika dan Tahun 1921 Partai ini semakin solid dengan didukung oleh kelompok milisia SA.

Disinilah kita bisa melihat salah satu kejeniusan Hitler, berorganisasi dan berpidato. Apapun yang Hitler katakan adalah seperti sebuah “Religion’s order” yang membuat pengikutnya menjadi super fanatik


Sumber: unik tapi fakta
http://blogonol.blogspot.com

Rabu, 16 Februari 2011

PARA JENIUS PURBA DARI INDIA.... JAUH SEBELUM EINSTEIN DAN NEWTON


Siapakah Bapak Fisika Modern? Einstein?? Sir Isaac Newton?? Hmmm... Jawaban yang masuk akal. Bagaimana bila jawabannya diubah menjadi Maharshi Baradhwaja... Atau Maharshi Kapila?? Hahaha... Mengada - ada kah? Baca FAKTA MENCENGANGKAN berikut ini, dan Anda akan terkesima, mengapa mereka yang kedua terakhir lebih layak menyandang gelar itu. :)


ARYABHATT(476 SM)
PAKAR ASTRONOMI AND MATHEMATIKA


Aryabhatt lahir pada 476 Sebelum Masehi di Kusumpur. Beliaulah yang menjelajahi batas – batas matematika dan astronomi. Pada 499 SM, pada saat beliau berusia 23 tahun, beliau menulis teks tentang astronomi dan risalat non – paralel dalam matematika berjudul “Aryabhatiyam.” Beliau merumuskan proses kalkulasi pergerakan planet – planet dan saat – saat gerhana. Aryabhatt adalah yang pertama kali memproklamirkan bahwa bumi berbentuk bundar, berputar pada sumbunya, mengitari matahari - 1000 tahun sebelum Copernicus mempublikasikan teori heliosentris.

Beliau juga dikenal karena menghitung p (phi) hingga empat digit di belakang koma: 3,1416 dan juga membuat tabel trigonometri. Beratus – ratus tahun kemudian, pada tahun 825 M, matematikawan Arab, Mohammed Ibna Musa mengamini bahwa nilai phi diambil dari India, “Nilai ini telah diberikan oleh Hindu.” Dan yang terpenting, kontribusinya yang paling spektakuler adalah konsep angka nol, yang tanpanya tak mungkin ada teknologi komputer moderen seperti sekarang ini. Aryabhatt adalah Sang Virtuoso dalam bidang matematika.

BHASKARACHARYA II (1114-1183 MASEHI)
SANG JENIUS ALJABAR

Bhaskaracharya lahir di desa bernama Vijjadit (Jalgaon) di Maharastra. Karya – karyanya meliputi Aljabar, Aritmetika dan Geometri, bidang ilmu yang membuatnya kemasyuran dan keabadian. Karya matematikanya diberi judul "Lilavati" dan "Bijaganita" dan dipandang sebagai karya yang tak tertandingi dan fenomenal karena menunjukkan kecerdasannya yang luar – biasa. Karena itulah, tidak mengherankan jika karya – karyanya itu telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa – bahasa dunia.

Dalam salah satu risalahnya, "Siddhant Shiromani" dia menuliskan posisi planet, gerhana, kosmografi teknik matematika dan perlengkapan – perlengkapan astronomi. Dalam "Surya Siddhant" dia membuat sebuah catatan tentang gaya gravitasi: “Benda – benda terjatuh ke bumi disebabkan oleh gaya tarik bumi. Oleh sebab itu, bumi, planet, konstelasi, bulan, dan matahari tetap berada di dalam orbitnya disebabkan oleh gaya tarik ini.” Bhaskaracharya adalah orang pertama yang menemukan teori gravitasi, 500 tahun sebelum Sir Isaac Newton. Dia adalah jawara di antara para matematikawan pada masa abad pertengahan India. Karya – karyanya membakar imajinasi ilmuwan – ilmuwan Persia dan Eropa, yang melalui penelitian terhadap karya – karyanya mendapatkan kemasyuran dan popularitas.

ACHARYA KANAD (600 SM)
PENEMU TEORI ATOM


Sebagai penemu “Vaisheshik Darshan"- salah satu dari enam folosofi dasar India - Acharya Kanad adalah seorang jenius di bidang filosofi.Beliau dipercaya terlahir di Prabhas Ksethra di dekat Dwarika di Gujarat. Beliau adalah pionir di bidang realisme, hukum sebab – akibat dan teori atom. Beliau mengklasifikasikan semua benda menjadi sembilan elemen, yakni : bumi, air, cahaya, udara, ether, waktu, ruang, pikiran dan jiwa. Beliau berkata,: Setiap benda ciptaan berasal dari atom – atom yang pada gilirannya berhubungan satu dengan yang lainnya untuk kemudian membentuk molekul.” Pernyataannya mendahului John Dalton sekitar 2500 tahun berselang. Kanad juga menggambarkan dimensi dan pergerakan atom dan reaksi kimianya dengan atom – atom lainnya. Sejarahwan terkenal, T.N. Colebrook, pernah menyatakan, “Dibandingkan dengan para ilmuwan Eropa, Kanad dan ilmuwan – ilmuwan India lainnya adalah para pakar global dalam bidangnya.”

NAGARJUNA (100 M)
SANG MASTER KIMIA

Terlahit di desa bernama Baluka, Madhya Pradesh, dia mendedikasikan waktunya untuk melakukan penelitian selama 12 tahun, hingga menghasilkan penemuan – penemuan luar biasa di bidang kimia dan metalurgi. Mahakarya tertulis seperti “Ras Ratnakar,” “Rashrudaya” dan “Rasendramangal” adalah kontribusi fenomenalnya di bidang sains kimia. Saat alkemis Inggris gagal dalam eksperimennya, Nagarjuna telah menemukan proses kimia mentrasmutasi besi menjadi emas. Selain dikenal sebagai pengarang buku – buku kedokteran seperti “Arogyamanjari” dan “Yogasar,” dia juga memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pengobatan kuratif. Karena kejeniusan dan ke”mahabisaan”nya ini, dia krmudian dipercayakan menjadi Penasehat di universitas terkenal, University of Nalanda, dan sampai saat ini masih tetap mengundang decak kagum ilmuwan modern.

ACHARYA CHARAKA (600 BCE)
BAPAK KEDOKTERAN


Acharya Charaka telah dinobatkan sebagai Bapak Pengobatan. Karyanya yang termasyur, "Charaka Samhita", dianggap sebagai ensiklopedinya Ayurveda. Prinsip, diagnosis,dan penyembuhannya masih relevan karena mengandung kebenaran ilmiah, bahkan setelah beratus – ratus tahun lamanya berselang. Ketika sains anatomi dibingungkan oleh berbagai teori di Eropa, Acharya Charaka menyingkap tabir melalui kejeniusannya yang tak tertandingi itu fakta – fakta tentang anatomi manusia, embriologi, farmakologi, sirkulasi darah dan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, tuberkulosis, penyakit jantung, dan lain – lain.

Dalam “Charaka Samhita” dia telah menjelaskan kualitas medis serta fungsi dari 100.000 tanaman herbal. Dia telah pula menekankan pengaruh diet dan aktivitas terhadap pikiran dan tubuh. Dia telah membuktikan korelasi antara spiritualitas dan kesehatan fisik yang dikontribusikan luas melalui diagnosis dan sains kuratif. Dia juga mengusulkan kode etis bagi para praktisi pengobatan, dua abad sebelum dikumandangkannya sumpah Hippokrates di bidang kedokteran. Melalui kejeniusan dan intuisinya, Acharya Charak memberikan sudut – pandang yang sangat menyeluruh bagi pembelajaran Ayurweda. Dia selamanya dikenang dalam sejarah sebagai salah satu rsi-ilmuwan yang terbaik dan terhormat.


VARAHAMIHIRA (499-587 CE)
AHLI ASTROLOGI DAN ASTRONOMERA TERKENAL


Warahamihira adalah ahli astrologi dan astronomi yang merupakan salah satu dari sembilan permata Raja Vikramaditya di Avanti (Ujjain). Buku Warahamihira berjudul “Pancha Siddhanta” mendapatkan tempat yang sangat terhormat di bidang astronomi. Dia mencatat bahwa bulan dan planet – planet bersinar bukan atas sinarnya sendiri, melainkan karena memantulkan cahaya matahari. Dalam bukunya yang lain, :"Bhurad Samhita” dan “Bhurad Jatak,” beliau menyingkap tabir cabang ilmu alam, seperti geografi, konstelasi, sains, botani dan ilmu hewan. Dalam risalahnya tentang botani, Varahamihira menyajikan penyembuhan atas berbagai macam penyakit yang sering dialami oleh tanaman. Rsi- ilmuwan masih tetap eksis melalui kontribusinya yang unik bagi sains astrologi dan astronomi.


ACHARYA PATANJALI (200 SM)
BAPAK YOGA


Sains Yoga adalah salah satu dari sekian banyak kontribusi India bagi dunia. Hakekat Yoga adalah pencarian Kenyataan Sejati melalui latihan yang berkesinambungan. Acharya Patanjali, sang penemu, terlahir di Gonda (Gonara), Uttar Pradesh. Beliau mengembangkan metode pengaturan prana (nafas hidup) sebagai sarana mengendalikan badan, pikiran dan jiwa. Hal ini memberi manfaat yang melimpah juga bagi kesehatan dan kebahagiaan di dalam diri. ke-84 posisi yoga Patanjali dengan efektif meningkatkan efisiensi sistem pernafasan, sirkulasi darah, sistem saraf, pencernaan , sistem endokrin dan banyak organ lainnya di dalam tubuh. Yoga memiliki delapan tahapan dimana Acharya Patanjali menunjukkan cara mencapai rahmat Tuhan yang tertinggi melalui disiplin yama, niyama, asana, pranayama, pratyahara, dhyana dan dharana. Sains Yoga telah meraih popularitas karena pendekatan dan manfatnya yang ilmiah. Yoga juga menempati tempat terhormat sebagai salah satu dari enam sistem filosofi di India. Acharya Patanjali akan selamanya diingat dan dikenal sebagai seorang perintis dalam bidang ilmu tentang disiplin – diri, kebahagiaan sejati dan kesadaran – diri.

ACHARYA BHARADWAJA (800 SM)
PERINTIS TEKNOLOGI PENERBANGAN


Acharya Bharadwaja melewatkan masa hidupnya di kota bernama Prayaga dan merupakan penggubah Ayurweda dan fisika mekanik. Beliau mengarang kitab “Yantra Sarvasva” yang telah menyertakan juga penemuan luar biasa tentang ilmu penerbangan, ilmu ruang angkasa dan mesin terbang. Beliau telah menjelaskan tiga kategori mesin terbang:
1) Mesin terbang yang terbang di bumi dari satu tempat ke tempat lainnya.
2) Mesin terbang yang melintasi satu planet ke planet lainnya.
3) dan mesin terbang yang melintasi satu alam semesta ke alam semesta lainnya.

Beliau mendesain dan mendeskripsikan sesuatu yang bahkan hingga pada masa sekarang pun masih tetap mencengangkan dunia penerbangan. Kecemerlangannya dalam bidang teknologi penerbangan tercermin dari teknik yang dijelaskan oleh beliau:
1.) Rahasia Tertinggi: Teknik untuk membuat mesin terbang agar tidak terlihat dengan penerapan hukum cahaya matahari dan udara.
2.) Rahasia Kehidupan: Teknik untuk membuat mesin angkasa menjadi terlihat melalui penerapan hukum listrik.
3.) Rahasia Spionase: Teknik rahasia untuk mendengarkan percakapan di pesawat lain.
4.) Rahasia Visual: Teknik untuk melihat apa yang terjadi di pesawat lain.
Melalui penemuan yang inovatif dan brilian ini, Acharya Bharadwaja telah dikenal sebagai perintis teknologi penrbangan.

ACHARYA KAPILA (3000 SM)
BAPAK KOSMOLOGI


Dikenal sebagai pendiri filsafat Sankya, Acarya Kapila dipercaya lahir pada tahun 3000 SM dari hasil perkawinan orang suci Kardama dan Devhuti. Beliau mempersembahkan kepada dunia apa yang dikenal dengan nama Sekolah Pikiran Sankhya. Karyanya memberikan pencerahan dalam bidang prinsip – prinsip Jiwa Tertinggi (Purusha). Materi mula (Prakrti) dan penciptaan.

Konsepnya tentng transformasi energi dan penjabarannya yang luar biasa tentang atma, anatma dan elemen halus dari kosmos menempatkan beliau ke dalam posisi kelas elit Sang Master – tiada tertandingi oleh ahli kosmologi manapun. Dalam penjabarannya, Prakrti terinspirasi oleh Purusha, sehingga dikatakanlah bahwa Prakrti adalah ibu dari penciptaan kosmis dan sumber dari segala energi. Layaklah kiranya bila dikatakan bahwa Acarya Kapila mengkontribusikan babak baru bagi dunia kosmologi. Karena observasi beliau yang ekstrasensorik dan penyingkapan tabir rahasia penciptaan ini, beliau dikenal dan diberi penghargaan sebagai Bapak Kosmologi.

Jumat, 04 Februari 2011

Ashwatama, Sang Terkutuk yang Hidup Selamanya


Kata chiranjiva adalah kata Sansekerta yang berarti makhluk yang hidup dalam waktu yang SANGAT lama. Kata ini sering disalahartikan dengan hidup abadi. Mereka memiliki jangka waktu untuk hidup di dunia karena alasan tertentu. Chiranjiva tidaklah sama dengan para siddha yang bisa “mati” secara fisik sesuai kehendaknya, namun jasadnya tidaklah membusuk seperti milik manusia. Chiranjiva memperoleh “keabadian” ini oleh karena kutukan maupun berkat dari entitas lain melalui hukum karma yang universal sifatnya. Di dalam keluasan semesta, mungkin chiranjiva memang banyak adanya, namun terdapat 8 chiranjiva ‘abadi’ yang menghuni dunia ini pada masa sekarang yang juga dinamakan sebagai Satu Hari Brahma, dan kedelapan chiranjiva itu adalah sebagai berikut :

Ashwathama – Orang yang dikutuk hidup abadi oleh Tuhan Krishna dan menderita penderitaan yang tak berkesudahan, tak ada satupun manusia yang mencintai, akibat perannya dalam membunuh kelima putra Pandawa serta usaha pembunuhan keji atas Parikesit, cucu Arjuna.
Raksasa Bali – Dia adalah raja raksasa yang menaklukkan ketiga dunia (bhur, bhuvah, svah), namun dipaksa untuk mengembalikan semuanya oleh awatara Wishnu, Wamana.
Vyasa – Seorang maharshi yang menggubah epos Mahabharata, di mana beliau juga turut mengambil lakon di dalam epos tersebut.
Hanuman – kera putih yang melayani Shri Ramadewa.
Vibhishana – Saudara Rahwana yang kemudian diangkat sebagai raja Alengka oleh Sri Ramadewa.
Kripacharya – Mahaguru yang menjadi guru para pangeran dalam epos Mahabharata
Parashurama – Awatara Wishnu.
Markandeya –Sang maharshi.

Menurut Srimad Bhagavatam, Ashwathama, Vyasa, Kripa dan Parashurama ditakdirkan untuk menjadi saptarishi pada manwantara berikutnya; Danawa Bali tertakdir untuk menjadi Indra yang selanjutnya, Hanuman diberkati oleh Brahma untuk memiliki masa hidup seperti Brahma, dan Wibhisana diberkati untuk hidup selama satu kalpa ( yakni satu hari penuh Brahma). Sebenarnya masih ada chiranjiva yang lain selain kedelapan chiranjiwa di atas, namun fokus untuk yang sekarang adalah satu saja, yakni Ashwatama.

Dalam epos Mahabharata, Ashwatama adalah putra kesayangan Guru Drona. Rumor palsu tentang kematian Ashwatama di medan Kuruksethra membuat Guru Drona kalap dan akhirnya menemui ajalnya secara mengenaskan di tangan Dhristadyumna. Ashwatama yang terbakar rasa dendam kemudian membalaskan kematian ayahnya itu dengan membinasakan Drishtadyumna, meskipun melanggar peraturan peperangan secara ksatria. Sebelum perang berakhir, Ashwatama bersumpah di hadapan Duryodana yang sekarat bahwa dia akan membunuh para Pandawa. Ashwatama kemudian memasuki tenda para Pandawa dengan menyusup pada tengah malam, namun karena kekeliruannya dia malah membunuh kelima putra Pandawa.

Akibat perbuatannya ini, Pandawa kemudian mengincar Ashwatama, sehingga terjadilah duel antara Arjuna dan Ashwatama. Pada saat itu, Ashwatama mengeluarkan senjatanya, 'Brahmastra,' sementara Arjuna juga mengeluarkan senjata andalannya, 'Pashupatastra'. Khawatir akan dampak kedua senjata dahsyat itu terhadap kehancuran dunia ini, para rishi menganjurkan keduanya untuk menarik kembali kedua senjata itu. Arjuna mematuhi anjuran itu, sedangkan Ashwatama, karena kelalaiannya, tidak mampu menarik kembali senjatanya itu, kemudian mengarahkan senjata itu kepada rahim Uttara, menantu Arjuna.

Uttara pada waktu itu sedang mengandung Parikesit, putra Abimanyu, yang kelak akan menjadi pewaris tahta kerajaan Hastinapura. Senjata Ashwatama mampu membakar fetus sang janin, namun atas perlindungan Krishna Parikesit yang masih berada di dalam kandungan itu berhasil diselamatkan. Krishna lalu mengutuk Ashwatama agar hidup selama 3.000 tahun dalam keterasingan dan tanpa cinta sama sekali. Versi lain menyebutkan bahwa dia dikutuk untuk tetap hidup hingga akhir masa Kaliyuga. Beberapa kalangan percaya bahwa Ashwatama sekarang tinggal di tempat yang sekarang dikenal dengan nama semenanjung Arab.

Ashwatama juga dipaksa untuk menyerahkan permata yang sebelumnya dipasang di dahinya, di mana siapapun yang mengenakan permata itu akan terbebas dari penderitaan akibat senjata, penyakit maupun rasa lapar. Selain itu, permata itu juga sangat ditakuti oleh para dewa, danawa maupun naga.

Yang membuat legenda ini menjadi menarik adalah adanya rumor yang beredar di India bahwa beberapa orang di India bagian Utara menyatakan pernah bertemu dengan orang yang tinggi dengan ciri – ciri terdapat lubang menganga di bagian dahinya! Tetesan darah juga mengalir dari lubang di dahi itu dan lalat – lalat beterbangan di sekitar luka menganga itu.

Konon, pernah pada suatu ketika, orang ini menghampiri sebuah warung yang menjual makanan India tradisional. Dia menanyai pemilik warung sesuatu seperti, “Apa yang kau masak untukku kali ini?” dan sebagai jawabannya pemilik warung membawakan makanan untuk menghilangkan rasa laparnya itu. Saking BESARnya orang ini (12 kaki), sehingga dia hampir menghabiskan semua persediaan makanan di sana! Lalu orang ini merasa haus dan meminta air, dia menunjukkan wadah air serupa drum yang penuh terisi air. Dia mendekati wadah itu, lalu meminum SEMUA air yang ada di dalamnya tanpa menyisakannya SETETESPUN!

Pemilik warung mengatakan bahwa orang misterius ini sendiri pernah menyatakan sendiri bahwa dia adalah Ashwatama dalam epos Mahabharata. Dia juga mengatakan bahwa Ashwatama memasuki desa tertentu sekali dalam setahun untuk makan dan minum selama beberapa jam. Lalu dia akan berjalan membisu menuju ke arah hutan tanpa mengeluarkan sepatah katapun juga.

Kabar burung yang berkembang mengatakan bahwa Ashwatama melakukan meditasi di dalam gua di pegunungan Himalaya untuk menebus kesalahan yang diperbuatnya pada masa lalu. Bagaimanapun, karena Ashwatama dikatakan telah mencapai kondisi siddha, badan kasarnya tidak akan terlihat secara kasat mata. Dia juga mampu mengambil wujud sesuai kehendaknya ataupun membuat dirinya tak terlihat kapanpun dan di manapun dia menginginkannya. Jika demikianlah cerita yang sebenarnya, maka Ashwatama adalah SAKSI HIDUP bahwa kisah Mahabharata bukanlah sebuah mitologi, melainkan sebuah SEJARAH.

Legenda lain mengatakan bahwa di sebuah puri bernama Asirgarh di Burhanpur, India terdapat kuil Tuhan Shiva di mana Ashwatama memprsembahkan mawar merah setiap hari kepada Shiva pada pagi hari.

Yang lainnya mengatakan bahwa Ashwatama adalah inkarnasi Rudra, yang pada kemudian hari bernama Shiva, yang dengan sukarela meminum racun dendam tanpa memperhitungkan akibat bagi dirinya. Ashwatama ditakdirkan untuk menjadi salah satu dari Saptarshi pada manwantara berikutnya.

(source : http://hauntedtavern.proboards.com)

Senin, 10 Januari 2011

Mother Teresa : Just Do It !!


Orang – orang sering tidak masuk akal, tidak logis,
dan hanya memikirkan diri – sendiri
Maafkan mereka.
 
Jika kau baik,
Orang – orang mungkin menuduhmu menyimpan maksud tertentu
Tetaplah baik.

Jika kau berhasil,
Kau akan didekati oleh teman – teman yang suka memanfaatkan dan beberapa musuh sejati;
Tetaplah berhasil.

Jika kau jujur dan berterus – terang,
Orang – orang mungkin akan menipumu;
Tetaplah jujur dan berterus – terang.


Apa yang kau bangun bertahun – tahun,
Seseorang bisa menghancurkannya dalam semalam
Tetaplah bangun.

Jika kau temukan kedamaian dan kebahagiaan,
Mereka mungkin iri;
Tetaplah bahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini
Orang – orang akan sering melupakannya besok;
Tetaplah berbuat baik.

Berikan yang terbaik kepada dunia,
Dan mungkin itu tidak cukup;
Tetaplah berikan yang terbaik.

 Kau lihat, pada akhirnya
Ini antara kau dan Tuhan semata;
Tidak pernah antara kau dan mereka

(free translation dari "Just Do It" by Mother Teresa)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...