Tampilkan postingan dengan label jenius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jenius. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2012

Kecanggihan Weda dalam Bidang Sains


Agus Sudewa

Acap kali pernyataan ini terlontar dari non-Hindu yang antipati terhadap Weda. Mereka selalu berusaha mencari celah kelemahan pada Weda dan bila mereka tidak menemukan kelemahan itu, maka mereka akan memutar balikkan fakta. Apa tujuannya? Sudah jelas untuk mengkonversi. Mengapa harus mengkonversi? Supaya dapat pahala, karena semakin banyak dapat merekrut anggota, maka konon sorga jaminannya.
Tapi tak jarang akibatnya bagi orang yang berusaha mencari kelemahan Weda tersebut pada akhirnya jatuh cinta kepada Weda. Mengapa umat Hindu menjadi incaran mereka? Karena mereka tahu bahwa masih banyak umat Hindu yang tidak berpengetahuan luas tentang agamanya sendiri, kebanyakan dari mereka bahkan tidak pernah membaca Weda. Jadi umat Hindu yang demikian gampang untuk di buat bingung dan dibikin bimbang, sebab orang-orang yang berusaha mengkonversi itu telah berbekal sedikit pengetahuan tentang Weda.

Mereka pasti akan berpikir ribuan kali sebelum berusaha berdebat tentang Weda yang bertujuan mengkonversi tokoh-tokoh seperti Bapak Prof. Made Titib, Dr. I Gusti Sudiana, N. Putrawan (Raditya), Bapak Suratnaya, Bapak Made Madrasuta (Media Hindu), dan masih banyak cendikiawan Hindu lainnya. Sebenarnya dengan mengkonversi mereka berdasarkan pengetahuan Weda yang mereka ketahui, dengan menyatakan Weda itu tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan, maka tentunya cukup satu tokoh saja dikonversi, maka sekali tepuk mereka bisa merekrut banyak umat Hindu, bahkan termasuk saya. Andai usaha mereka itu berhasil.

Tapi, mengapa mereka tidak berani adu pemikiran dengan orang yang telah mendalami ajaran Weda dengan cukup sempurna? Jawabannya adalah karena Weda tidak ada kelemahannya sampai detik ini dalam ilmu pengetahuan. Contoh, Dalam pengetahuan bahasa di mana bahasa Sanskerta adalah ibu segala bahasa ini sudah diakui (mereka yang belajar sastra/bahasa tahu akan hal ini), dalam ilmu Astronomi, Matematika, Pengobatan, dan lain-lain.

Dalam matematika, Veda mengenal bilangan nol. Sistem ini revolusioner, sebab dalam hal ini Weda mengenal angka nol dan notasi posisional. Hal tersebut dianggap sebagai tonggak penting dalam pengembangan matematika.

Lihat lagi ke belakang, bagaimana Vivekananda membuka mata dunia akan Hindu, bagaimana mati kutunya orang-orang yang sebelumnya menganggap Weda itu bukan apa-apa saat adu debat dengan seorang Vivekananda. Karena susahnya mendapatkan seorang benar-benar cendikiawan Hindu untuk dikonversi, maka cara satu-satunya bagi mereka adalah dengan membuat suatu propaganda. Contoh: Ida Bagus Erit Budi Firnarno, SAG, kelahiran Tabanan yang ternyata tak jelas dan bukan orang kelahiran Hindu.

Saya meskipun tidak begitu pandai dalam pengetahuan Weda tapi saya gemar membaca dan suka mencari tahu. Sri Krisna sangat menyukai orang yang suka mencari tahu, karena dengan mencari tahu kita menemukan kebenaran. Saya yakin apabila kita bisa mempertahankan kebiasaan membaca dan mencari tahu, maka niscaya pengetahuan Weda bisa kita dapatkan sepenuhnya.

Keajaiban Purana Tentang Alam Semesta
Weda dan Purana, yang diturunkan untuk kedua kalinya 6 000 tahun yang lalu dan telah berlalu berabad-abad lamanya. Fakta-fakta kebenaran mengenai Weda telah dibuktikan dan diakui oleh para ilmuan di masa ini. Ini membuktikan bahwa Weda dan Purana tersebut adalah wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Maha Rsi/bangsa Arya yang kemudian dicatat (Weda dan Purana adalah wahyu Tuhan yang tertulis).

Hal ini adalah di luar pemikiran orang kebanyakan bahkan sebelum Abraham atau bahkan sebelum Adam dan Hawa berjalan di Bumi telah diketahui fakta-fakta kebenaran mengenai pengetahuan alam semesta dalam Weda dan Purana. Ini telah melalui rangkaian pembuktian dan pengujian dengan peralatan yang lebih maju dan metode ilmiah yang canggih yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan dari berbagai bangsa dan agama.

Teks asli dalam bahasa Sanskerta menyulitkan penulis untuk mengangkat masalah ini akan tetapi dengan adanya terjemahan dalam bahasa Inggris, maka semuanya menjadi mudah dipahami oleh berbagai bangsa. Terjemahan Weda dalam bahasa Inggris ada banyak dan hal ini wajar, karena Inggris sempat menjajah India beberapa abad lamanya. Meskipun tak sedikit kitab dan kuil Hindu telah dihancurkan pada era sebelum penjajahan Inggris, yaitu pada masa dinasti Mughal yang berkuasa berabad-abad di India bahkan ada beberapa kitab yang ditulis ulang berdasarkan propaganda dari penguasa Mughal untuk mengkonversi rakyat India yang masih Hindu. Akan tetapi atas kehendak dan cinta kasih dari Tuhan ilmu pengetahuan Weda masih bisa terwarisi kepada kita.

Kebulatan Bumi
Keberadaan konsep yang maju seperti bentuk Bumi yang bulat dan penyebab musim cukup jelas dalam literatur Weda. Sebagai contoh: Terjemahan dalam bahasa Inggris: “The Sun does never set nor rise. When people think the Sun is setting it is not so. For after having arrived at the end of the day it makes itself produce two opposite effects, making night to what is below and day to what is on the other side. Having reached the end of the night, it makes itself produce two opposite effects, making day to what is below and night to what is on the other side. In fact, the Sun never sets.” Brahmana Aitareya (3.44).
Shape of Earth is like an Oblate Spheroid. (Rig VedaXXX. IV. V)

‘Earth is flattened at the poles’ (Markandeya Purana 54.12)
Indonesia: “Matahari tidak pernah tenggelam ataupun terbit. Ketika orang berpikir Matahari tenggelam tapi tidaklah demikian. Setelah tiba di penghujung hari, matahari membuat dirinya menghasilkan dua efek yang berlawanan, menghasilkan malam hari untuk apa yang di belahan bawah dan siang hari di belahan lainnya. Setelah sampai di penghujung malam, matahari membuat dirinya menghasilkan dua efek yang berlawanan, menghasilkan siang hari di belahan bawah dan malam hari di belahan lainnya. Pada kenyataannya, Matahari tidak pernah tenggelam.” Brahmana Aitareya (3.44)

Bentuk Bumi adalah seperti oblate spheroid (bulat pepat). (Rig VedaXXX. IV. V)
'Bumi diratakan/dimampatkan di kutub' (Markandeya Purana 54,12)

"Sixty-four centuries before Isaac Newton, the Hindu Rig-Veda asserted that gravitation held the universe together. The Sanskrit speaking Aryans subscribed to the idea of a spherical earth in an era when the Greeks believed in a flat one. The Indians of the fifth century A.D. calculated the age of the earth as 4.3 billion years; scientists in 19th century England were convinced it was 100 million years."

"Enam puluh empat abad sebelum Isaac Newton, Hindu Rig-Veda menegaskan bahwa gravitasi mengikat alam semesta bersama-sama. Bangsa Arya yang berbicara bahasa Sansekerta mewariskan/memberikan gagasan bola bumi di dalam era ketika orang Yunani percaya bawasannya bumi itu datar. Orang-orang India dari abad kelima Masehi menghitung umur bumi sebagai 4,3 miliar tahun, para ilmuwan di Inggris abad ke-19 yakin bahwa umur bumi adalah 100 juta tahun ".

Siang dan Malam di Kutub
“For the period when the sun is north it is visible for six months at the north pole and invisible at the south, and vice versa.” - (Ibid Sutara)
"Untuk periode ketika matahari di utara, dia terlihat selama enam bulan di kutub utara dan tidak terlihat di selatan, dan begitu pula sebaliknya." - (Ibid Sutara)

Bintang-bintang tak lain adalah matahari
"There are suns in all directions, the night sky being full of them." (Rig Veda)
“Terdapat matahari-matahari di segala arah, langit malam dipenuhi olehnya.” (Rig Veda)
"Seven horses draw the chariot of Surya (Sun)". (Rig Veda )

Further it states, these seven horses are the seven colors compromising light. (Rig Veda)
“Tujuh kuda menarik kereta Surya (Matahari).” (Rig Veda)
Lebih jauh disebutkan bahwa tujuh kuda ini adalah tujuh warna yang membentuk cahaya. (Rig Veda)

Planet-planet
“There are planets in all directions, but only visible in night sky” (Rig Veda)
“Terdapat planet-planet di segala arah, tetapi hanya terlihat di langit malam” (Rig Veda)
Mengenai warna biru langit
“Blue Sky is nothing but scattered sunlight” (Markandeya Purana 78.8)

“Biru langit hanyalah sinar matahari yang tersebar” (Markandeya Purana 78.8)

Alam Semesta
"Then he began creation with Plasma, which created smoke. From that smoke the entire universe came into existence. Then the universe began to expand by the Will of Brahma and it will go on to do the same in future. He then made 'Heavens and Earth' from the Golden part of egg". (Brahama Puran)
"Lalu ia mulai penciptaan dengan Plasma, yang menciptakan asap. Dari asap tersebut terbentuklah seluruh alam semesta. Kemudian alam semesta mulai meluas/membesar oleh kehendak Brahma dan akan dilakukan hal yang sama di masa depan. Ia kemudian membuat 'Surga dan Bumi 'dari bagian keemasan telur".

Ilmu Kosmologi modern; observasi/penelitian dan teoritikal, sangat jelas menyatakan bahwa di suatu masa, seluruh alam semesta bukanlah apa-apa, tetapi hanya awan asap. Lalu kemudian bintang-bintang terbentuk darinya.
“Nothing in Brahmand is immovable” (Sam Veda)
“Tidak ada dalam Brahmanda yang tidak bergerak”
"Nothing is static in this world neither living or non living". (Brahmand Puran)
“Tidak ada yang statis dalam dunia ini baik yang hidup maupun tidak”
"Earth is divided in many plates as much as 14 of them in present Manavatara." (Brahmand Purana)
“Bumi dibagi dalam banyak lempengan, 14 di antaranya di Manavatara ini”


Narayan: Before creation, it was only the Brahma that was everywhere. There was no day, night or sky. First I created the waters. And in the waters I sowed the seeds of brahmanda. The great egg. From this seed there developed an egg which began to float on the waters. This egg is known as Brahamand (Universe).

Narayan: Sebelum penciptaan, hanya ada Brahma di mana-mana. Tidak ada siang, malam ataupun langit. Pertama Aku ciptakan air. Dan di perairan Aku menaburkan benih brahmanda. Telur yang maha besar. Dari benih ini berkembang sebuah telur yang mulai mengapung di perairan. Telur ini dikenal sebagai Brahamanda (Alam Semesta).

“Finally we came to conclusion that Universe is shaped like an egg but this information was already present in Hindu Literature.”
(Alan Kogut, NASA)
“Akhirnya kita sampai pada kesimpulan bahwa alam semesta ini menyerupai sebutir telur akan tetapi informasi ini telah terdapat pada literature Hindu.”
(Alan Kogut, NASA)


PELINDUNG BUMI
“After the formation of the earth planet, Brahama created atmosphere in group of seven, from that formation oceans began to exist, and the first form of life appeared on the earth planet. Atmosphere was created as protective skin of earth” (Shrimad Bhagwatam)
“The atmosphere surrounds the earth to the hight of 60 miles, and clouds, lightning and the like are all phenomena connected with it.” ( Ibid)
"Setelah pembentukan planet bumi, Brahama menciptakan atmosphere dalam tujuh kelompok, dari formasi tersebut lautan menjadi ada, dan bentuk kehidupan pertama muncul di planet Bumi. Atmosphere diciptkan untuk melindungi kulit Bumi” (Shrimad Bhagwatam)
"Atmosphere mengelilingi bumi setinggi 60 mil, dan awan, petir dan sejenisnya adalah semua fenomena yang berhubungan dengannya." (Ibid)
Bahkan dalam Visnu Purana dijelaskan sangat mendetail mengenai proses/penyebab terjadinya pasang surut air laut. Di mana di dalam Visnu purana juga dijelaskan air laut selalu tetap, tidak pernah bertambah ataupun berkurang. Tapi ibarat air yang dipanaskan di kuali dia bisa membesar masanya.

Dalam Brahma Purana dijelaskan bagaimana terjadinya bulan atau satelit-satelit yang mengitari planet-planet termasuk bumi "In the initial stage of creation of Universe some creation material slipped from the hands of Brahma and collided with earth resulting in the formation of Moon". (Brahmand Purana) terjemahan "Pada tahap awal penciptaan alam semesta beberapa bahan pembuatan tergelincir dari tangan Brahma dan bertabrakan dengan bumi yang mengakibatkan pembentukan Bulan" ini sesuai dengan teori modern dimana pada masa pembentukan bumi yang terjadi 4.5 Miliar tahun, ketika bumi masih berupa gas panas dan membesar ia melepas objek/debris berupa batu yang kemudian akibat gesekan objek itu mengorbit bumi.

Kata orang tertentu, Weda tidak masuk akal. Pada dasarnya memang tidak masuk akal bagi kita di masa ini. Tidak habis pikir bagaimana peradaban di masa lampau yang menghasilkan Weda tersebut dapat memiliki pengetahuan yang di mana baru bisa diketahui di masa modern ini? Ilmuan ahli saja terperangah apalagi bagi kita yang awam ini. Sudah tentu bagi orang awam hal ini tidak masuk akal tapi bagi ilmuan ahli ini adalah hal yang mengagumkan.

Komentar Ilmuan Modern
“Hinduism is the only religion in which the time scales correspond, to those of modern scientific cosmology. The Hindu literature is work of a Genius.” (Dr. Steinn Sigurdsson, Pennsylvania State University)

“Hindu adalah satu-satunya agama di mana skala waktu sesuai bagi kosmologi ilmiah modern. Literatur Hindu adalah hasil pekerjaan Genius "(Dr Steinn Sigurdsson, Pennsylvania State University).”

“It looks like that the writers of Vedas and Puran came from the future to deliver knowledge. The works of the Ancient Arya Sages is mind blowing. There is no doubt that Purans and Vedas are word of God.” (Scott Sandford , Space Scientist, NASA)

"Tampaknya bahwa para penulis Veda dan Puran datang dari masa depan untuk memberikan pengetahuan. Karya-karya orang bijak Arya Kuno adalah pemikiran yang luar biasa. Tidak ada keraguan bahwa Purans dan Veda adalah firman Tuhan "(Scott Sandford, Ilmuwan Antariksa, NASA).

“How could Hindus (Aryas) have possibly known all this 6,000 years ago, when scientists have only recently discovered this using advanced equipment which did not exist at that time? Such concepts were found only recently.”
(Dr. Kevin Hurley of the University of California at Berkeley)


“Bagaimana mungkin orang-orang Hindu bisa mengetahui ini semua pada 6.000 tahun yang lalu, dimana para ilmuwan hanya menemukannya baru-baru ini menggunakan peralatan canggih yang tidak ada pada waktu itu? Konsep-konsep tersebut hanya ditemukan baru-baru ini” (Dr. Kevin Hurley of the University of California at Berkeley)
“Finally we came to conclusion that Universe is shaped like an egg but this information was already present in Hindu Literature.”
(Alan Kogut, NASA)
“Akhirnya kita sampai pada kesimpulan bahwa alam semesta ini menyerupai sebutir telur akan tetapi informasi ini telah terdapat pada literature Hindu.”

Bolehlah bila masih ada yang menyangsikan kebenaran Weda dalam ilmu pengetahuan, akan tetapi para ilmuan telah mengakui sumbangsih dan pengetahuan Weda dalam ilmu pengetahuan modern. Oleh karena kemajuan jaman, kebebasan dalam penelitian dan informasi telah terkuaklah berbagai tabir yang dulu dipendam contoh ilmu hitung dan bilangan ternyata berasal dari India, dan lain-lain.
Jadi beruntunglah kita dilahirkan dalam jalan dharma, sehingga kita memiliki pemikiran yang luas akan segala hal dan tidak terkekang oleh segala sesuatu serta tidak memiliki perasaan membenci yang ditanamkan. Sebagai umat Hindu kita wajib menjunjung tinggi Tri Hita Karana. Kita semua di Bali masih punya PR besar di dalam hubungan Manusia dengan alam lingkungannya, dan manusia dengan sesamanya. Nilai rapor kita di dua dari tiga butir Tri Hita Karana masih merah. Malulah bila kita harus menghancurkan lingkungan, hutan dan perairan serta habitat didalamnya demi kesenangan dan keuntungan kita belaka, dan malulah bila kita harus menyakiti sesama apa pun bentuknya.

Diposkan oleh Majalah Hindu Raditya
Majalah Hindu Raditya

Rabu, 09 Maret 2011

Maharsi Agastya dan Energi Listrik


Berikut ini adalah deskripsi Sansekerta yang diberikan oleh Maharsi Agastya di dalam bukunya “Agniyan” untuk subyek avionik (penerbangan dan elektronik?).

Sansthapye Mrunmaye patre "Tamrapatram" Susankritam
Chadayet Shighigrivenadrarbhihi kasthapansubhihi
Dastaloshtho nidhatavyaha paradachhaditstataha
Sanyogat jayate tejo mitravarun sandyitam
anen jalbhagosti pranodaneshu vayushu
evan shatana kumbhana sanyogaha karyakrutsmrutaha


Dalam bahasa Dewanagari, transkripnya adalah seperti berikut ini:

संस्था प्ये मृन्मये पत्रे "तम्रपात्र्न" सुसांकरतम
च्छाड्येत शिखी ग्रिवेनड्रारभिही कस्थापन्सुभिही
दस्तलोष्तो निधताव्याहा पारडच्छादितस्ताटाहा
संयोगात जयते तेजो मित्रावरून संद्यिटम
अणेन जलभगोस्ती प्रणोदनेशू वायूषू
एवं शतना कुंभना संयोगहा कार्यक्ृटसमृताहा

संस्था प्ये (Mengambil )
मृन्मये (tanah)
पत्रे patra= wadah, tabung)
"तम्रपात्र्न" ( pelat tembaga yang dibersihkan)
सुसांकरतम च्छाड्येत (ditutupi dengan )
शिखी ( Morchud = tembaga sulfat)
ग्रिवेनड्रारभिही कस्थापन्सुभिही ( debu yang digergaji dengan listrik, kasthapansu..)
दस्तलोष्तो ( Pelat seng yang ditutupi dengan )
निधताव्याहा पारडच्छादितस्ताटाहा (Merkuri)
संयोगात (kombinasi ini membangkitkan)
जयते तेजो मित्रावरून (listrik)
द्यिटम अणेन जलभगोस्ती प्रणोदनेशू वायूषू ( dapat memecahkan air, Jalbhanga, menjadi prana (oksigen ) dan udana (hidrogen ) vayu (gas)
एवं शतना कुंभना संयोगहा कार्यक्ृटसमृताहा ( seseorang memerlukan 100, Shata , wadah ) agar ini dapat bekerja.

Tidakkah ini sebuah bukti Pengetahuan Maharshi Agastya tentang membangkitkan energi listrik dari reaksi kimia dan menggunakannya untuk memecah molekul air menjadi hidrogen dan oksigen?

Maharshi Agastya juga menulis bahwa dengan menggunakan "Mitravarun Teja" ini, seperti listrik, seseorang dapat melapisi Tembaga dengan Emas atau Perak (dengan mengambil ‘Yakshar’ (nitrat)-nya)

(Source : “Swayambhu” by Dr. P. M. Vartak )

Rabu, 16 Februari 2011

PARA JENIUS PURBA DARI INDIA.... JAUH SEBELUM EINSTEIN DAN NEWTON


Siapakah Bapak Fisika Modern? Einstein?? Sir Isaac Newton?? Hmmm... Jawaban yang masuk akal. Bagaimana bila jawabannya diubah menjadi Maharshi Baradhwaja... Atau Maharshi Kapila?? Hahaha... Mengada - ada kah? Baca FAKTA MENCENGANGKAN berikut ini, dan Anda akan terkesima, mengapa mereka yang kedua terakhir lebih layak menyandang gelar itu. :)


ARYABHATT(476 SM)
PAKAR ASTRONOMI AND MATHEMATIKA


Aryabhatt lahir pada 476 Sebelum Masehi di Kusumpur. Beliaulah yang menjelajahi batas – batas matematika dan astronomi. Pada 499 SM, pada saat beliau berusia 23 tahun, beliau menulis teks tentang astronomi dan risalat non – paralel dalam matematika berjudul “Aryabhatiyam.” Beliau merumuskan proses kalkulasi pergerakan planet – planet dan saat – saat gerhana. Aryabhatt adalah yang pertama kali memproklamirkan bahwa bumi berbentuk bundar, berputar pada sumbunya, mengitari matahari - 1000 tahun sebelum Copernicus mempublikasikan teori heliosentris.

Beliau juga dikenal karena menghitung p (phi) hingga empat digit di belakang koma: 3,1416 dan juga membuat tabel trigonometri. Beratus – ratus tahun kemudian, pada tahun 825 M, matematikawan Arab, Mohammed Ibna Musa mengamini bahwa nilai phi diambil dari India, “Nilai ini telah diberikan oleh Hindu.” Dan yang terpenting, kontribusinya yang paling spektakuler adalah konsep angka nol, yang tanpanya tak mungkin ada teknologi komputer moderen seperti sekarang ini. Aryabhatt adalah Sang Virtuoso dalam bidang matematika.

BHASKARACHARYA II (1114-1183 MASEHI)
SANG JENIUS ALJABAR

Bhaskaracharya lahir di desa bernama Vijjadit (Jalgaon) di Maharastra. Karya – karyanya meliputi Aljabar, Aritmetika dan Geometri, bidang ilmu yang membuatnya kemasyuran dan keabadian. Karya matematikanya diberi judul "Lilavati" dan "Bijaganita" dan dipandang sebagai karya yang tak tertandingi dan fenomenal karena menunjukkan kecerdasannya yang luar – biasa. Karena itulah, tidak mengherankan jika karya – karyanya itu telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa – bahasa dunia.

Dalam salah satu risalahnya, "Siddhant Shiromani" dia menuliskan posisi planet, gerhana, kosmografi teknik matematika dan perlengkapan – perlengkapan astronomi. Dalam "Surya Siddhant" dia membuat sebuah catatan tentang gaya gravitasi: “Benda – benda terjatuh ke bumi disebabkan oleh gaya tarik bumi. Oleh sebab itu, bumi, planet, konstelasi, bulan, dan matahari tetap berada di dalam orbitnya disebabkan oleh gaya tarik ini.” Bhaskaracharya adalah orang pertama yang menemukan teori gravitasi, 500 tahun sebelum Sir Isaac Newton. Dia adalah jawara di antara para matematikawan pada masa abad pertengahan India. Karya – karyanya membakar imajinasi ilmuwan – ilmuwan Persia dan Eropa, yang melalui penelitian terhadap karya – karyanya mendapatkan kemasyuran dan popularitas.

ACHARYA KANAD (600 SM)
PENEMU TEORI ATOM


Sebagai penemu “Vaisheshik Darshan"- salah satu dari enam folosofi dasar India - Acharya Kanad adalah seorang jenius di bidang filosofi.Beliau dipercaya terlahir di Prabhas Ksethra di dekat Dwarika di Gujarat. Beliau adalah pionir di bidang realisme, hukum sebab – akibat dan teori atom. Beliau mengklasifikasikan semua benda menjadi sembilan elemen, yakni : bumi, air, cahaya, udara, ether, waktu, ruang, pikiran dan jiwa. Beliau berkata,: Setiap benda ciptaan berasal dari atom – atom yang pada gilirannya berhubungan satu dengan yang lainnya untuk kemudian membentuk molekul.” Pernyataannya mendahului John Dalton sekitar 2500 tahun berselang. Kanad juga menggambarkan dimensi dan pergerakan atom dan reaksi kimianya dengan atom – atom lainnya. Sejarahwan terkenal, T.N. Colebrook, pernah menyatakan, “Dibandingkan dengan para ilmuwan Eropa, Kanad dan ilmuwan – ilmuwan India lainnya adalah para pakar global dalam bidangnya.”

NAGARJUNA (100 M)
SANG MASTER KIMIA

Terlahit di desa bernama Baluka, Madhya Pradesh, dia mendedikasikan waktunya untuk melakukan penelitian selama 12 tahun, hingga menghasilkan penemuan – penemuan luar biasa di bidang kimia dan metalurgi. Mahakarya tertulis seperti “Ras Ratnakar,” “Rashrudaya” dan “Rasendramangal” adalah kontribusi fenomenalnya di bidang sains kimia. Saat alkemis Inggris gagal dalam eksperimennya, Nagarjuna telah menemukan proses kimia mentrasmutasi besi menjadi emas. Selain dikenal sebagai pengarang buku – buku kedokteran seperti “Arogyamanjari” dan “Yogasar,” dia juga memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pengobatan kuratif. Karena kejeniusan dan ke”mahabisaan”nya ini, dia krmudian dipercayakan menjadi Penasehat di universitas terkenal, University of Nalanda, dan sampai saat ini masih tetap mengundang decak kagum ilmuwan modern.

ACHARYA CHARAKA (600 BCE)
BAPAK KEDOKTERAN


Acharya Charaka telah dinobatkan sebagai Bapak Pengobatan. Karyanya yang termasyur, "Charaka Samhita", dianggap sebagai ensiklopedinya Ayurveda. Prinsip, diagnosis,dan penyembuhannya masih relevan karena mengandung kebenaran ilmiah, bahkan setelah beratus – ratus tahun lamanya berselang. Ketika sains anatomi dibingungkan oleh berbagai teori di Eropa, Acharya Charaka menyingkap tabir melalui kejeniusannya yang tak tertandingi itu fakta – fakta tentang anatomi manusia, embriologi, farmakologi, sirkulasi darah dan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, tuberkulosis, penyakit jantung, dan lain – lain.

Dalam “Charaka Samhita” dia telah menjelaskan kualitas medis serta fungsi dari 100.000 tanaman herbal. Dia telah pula menekankan pengaruh diet dan aktivitas terhadap pikiran dan tubuh. Dia telah membuktikan korelasi antara spiritualitas dan kesehatan fisik yang dikontribusikan luas melalui diagnosis dan sains kuratif. Dia juga mengusulkan kode etis bagi para praktisi pengobatan, dua abad sebelum dikumandangkannya sumpah Hippokrates di bidang kedokteran. Melalui kejeniusan dan intuisinya, Acharya Charak memberikan sudut – pandang yang sangat menyeluruh bagi pembelajaran Ayurweda. Dia selamanya dikenang dalam sejarah sebagai salah satu rsi-ilmuwan yang terbaik dan terhormat.


VARAHAMIHIRA (499-587 CE)
AHLI ASTROLOGI DAN ASTRONOMERA TERKENAL


Warahamihira adalah ahli astrologi dan astronomi yang merupakan salah satu dari sembilan permata Raja Vikramaditya di Avanti (Ujjain). Buku Warahamihira berjudul “Pancha Siddhanta” mendapatkan tempat yang sangat terhormat di bidang astronomi. Dia mencatat bahwa bulan dan planet – planet bersinar bukan atas sinarnya sendiri, melainkan karena memantulkan cahaya matahari. Dalam bukunya yang lain, :"Bhurad Samhita” dan “Bhurad Jatak,” beliau menyingkap tabir cabang ilmu alam, seperti geografi, konstelasi, sains, botani dan ilmu hewan. Dalam risalahnya tentang botani, Varahamihira menyajikan penyembuhan atas berbagai macam penyakit yang sering dialami oleh tanaman. Rsi- ilmuwan masih tetap eksis melalui kontribusinya yang unik bagi sains astrologi dan astronomi.


ACHARYA PATANJALI (200 SM)
BAPAK YOGA


Sains Yoga adalah salah satu dari sekian banyak kontribusi India bagi dunia. Hakekat Yoga adalah pencarian Kenyataan Sejati melalui latihan yang berkesinambungan. Acharya Patanjali, sang penemu, terlahir di Gonda (Gonara), Uttar Pradesh. Beliau mengembangkan metode pengaturan prana (nafas hidup) sebagai sarana mengendalikan badan, pikiran dan jiwa. Hal ini memberi manfaat yang melimpah juga bagi kesehatan dan kebahagiaan di dalam diri. ke-84 posisi yoga Patanjali dengan efektif meningkatkan efisiensi sistem pernafasan, sirkulasi darah, sistem saraf, pencernaan , sistem endokrin dan banyak organ lainnya di dalam tubuh. Yoga memiliki delapan tahapan dimana Acharya Patanjali menunjukkan cara mencapai rahmat Tuhan yang tertinggi melalui disiplin yama, niyama, asana, pranayama, pratyahara, dhyana dan dharana. Sains Yoga telah meraih popularitas karena pendekatan dan manfatnya yang ilmiah. Yoga juga menempati tempat terhormat sebagai salah satu dari enam sistem filosofi di India. Acharya Patanjali akan selamanya diingat dan dikenal sebagai seorang perintis dalam bidang ilmu tentang disiplin – diri, kebahagiaan sejati dan kesadaran – diri.

ACHARYA BHARADWAJA (800 SM)
PERINTIS TEKNOLOGI PENERBANGAN


Acharya Bharadwaja melewatkan masa hidupnya di kota bernama Prayaga dan merupakan penggubah Ayurweda dan fisika mekanik. Beliau mengarang kitab “Yantra Sarvasva” yang telah menyertakan juga penemuan luar biasa tentang ilmu penerbangan, ilmu ruang angkasa dan mesin terbang. Beliau telah menjelaskan tiga kategori mesin terbang:
1) Mesin terbang yang terbang di bumi dari satu tempat ke tempat lainnya.
2) Mesin terbang yang melintasi satu planet ke planet lainnya.
3) dan mesin terbang yang melintasi satu alam semesta ke alam semesta lainnya.

Beliau mendesain dan mendeskripsikan sesuatu yang bahkan hingga pada masa sekarang pun masih tetap mencengangkan dunia penerbangan. Kecemerlangannya dalam bidang teknologi penerbangan tercermin dari teknik yang dijelaskan oleh beliau:
1.) Rahasia Tertinggi: Teknik untuk membuat mesin terbang agar tidak terlihat dengan penerapan hukum cahaya matahari dan udara.
2.) Rahasia Kehidupan: Teknik untuk membuat mesin angkasa menjadi terlihat melalui penerapan hukum listrik.
3.) Rahasia Spionase: Teknik rahasia untuk mendengarkan percakapan di pesawat lain.
4.) Rahasia Visual: Teknik untuk melihat apa yang terjadi di pesawat lain.
Melalui penemuan yang inovatif dan brilian ini, Acharya Bharadwaja telah dikenal sebagai perintis teknologi penrbangan.

ACHARYA KAPILA (3000 SM)
BAPAK KOSMOLOGI


Dikenal sebagai pendiri filsafat Sankya, Acarya Kapila dipercaya lahir pada tahun 3000 SM dari hasil perkawinan orang suci Kardama dan Devhuti. Beliau mempersembahkan kepada dunia apa yang dikenal dengan nama Sekolah Pikiran Sankhya. Karyanya memberikan pencerahan dalam bidang prinsip – prinsip Jiwa Tertinggi (Purusha). Materi mula (Prakrti) dan penciptaan.

Konsepnya tentng transformasi energi dan penjabarannya yang luar biasa tentang atma, anatma dan elemen halus dari kosmos menempatkan beliau ke dalam posisi kelas elit Sang Master – tiada tertandingi oleh ahli kosmologi manapun. Dalam penjabarannya, Prakrti terinspirasi oleh Purusha, sehingga dikatakanlah bahwa Prakrti adalah ibu dari penciptaan kosmis dan sumber dari segala energi. Layaklah kiranya bila dikatakan bahwa Acarya Kapila mengkontribusikan babak baru bagi dunia kosmologi. Karena observasi beliau yang ekstrasensorik dan penyingkapan tabir rahasia penciptaan ini, beliau dikenal dan diberi penghargaan sebagai Bapak Kosmologi.

Senin, 17 Januari 2011

MIND MAP: MEDIA PARA JENIUS


Jika Anda pikir catatan Anda yang linear dan minim gambar serta warna telah cukup membantu Anda dalam mengingat apapun yang Anda pelajari, pikirkanlah kembali! Berbagai riset kaliber internasional telah membuktikan bahwa sebagian besar manusia paling maksimal hanya mendayagunakan 10% dari kemampuan otak yang dimilikinya.
Sebagai gambaran awal, perhatikan bahwa otak manusia terbagi menjadi dua bagian. Kedua belahan otak ini memiliki tugas dan cara kerja yang berbeda. Otak kiri bekerja untuk hal-hal yang terkait dengan kata, angka dan daftar, sedangkan otak kanan berkerja untuk hal-hal yang terkait dengan kesadaran, imajinasi, warna, sisi estetika dan keindahan. Kesimpulan awalnya: catatan Anda yang linear itu hanya menitikberatkan kepada otak Anda yang kiri.
Umumnya manusia hanya memfungsikan salah satu bagian otaknya saja, ada yang dominan otak kirinya, ada pula yang dominan otak kanannya. Para jenius dunia seperti Einstein, Thomas Alva Edison, Leonardo Da Vinci dan Beethoven mampu mengkombinasikan fungsi kedua otaknya itu sehingga kedahsyatan otaknya mampu mengundang decak kagum orang – orang, bahkan hingga saat ini.


Sejarah Singkat MindMap

Adalah Tony Buzan, seorang pakar psikologi dari Inggris yang melakukan studi secara intensif terhadap para jenius seperti Leonardo Da Vinci, Michelangelo, Shakespeare, Beethoven, Albert Einstein, Charles Darwin dan masih banyak lagi untuk mengetahui faktor apa yang dimiliki oleh para jenius ini sehingga mereka mampu mencapai puncak pencapaian di bidangnya masing – masing. Einstein, misalnya, berhasil memformulasikan teori relativitasnya konon setelah dia membayangkan dirinya mampu bergerak melebihi kecepatan cahaya. Di sini terlihat kombinasi dari penggunaan otak kiri (analisa eksak) dan otak kanan (imajinasi). Tak salah jika kemudian Einstein menyatakan bahwa imajinasi lebih berharga daripada ilmu pasti. Kemudian, mungkin sampai saat ini belum ada yang mampu mengimbangi kejeniusan Leonardo Da Vinci dalam pencapaiannya di bidang seni (sebutlah mahakaryanya seperti lukisan “Monalisa” dan “The Last Supper”, teknik (dialah yang pertama kali membuat prototip helikopter, jauh sebelum akhirnya beberapa abad kemudian helikopter berhasil diciptakan) maupun bidang – bidang lainnya yang membuktikan bahwa Da Vinci adalah jenius yang memiliki produktivitas yang sangat tinggi.
Buzan menyimpulkan bahwa faktor penting yang luput dari perhatian orang – orang terhadap cara kerja para jenius ini adalah bagaimana mereka mengorganisasikan ide mereka, membuat apa yang berada di dalam benak mereka bisa diproyeksikan ke dalam catatan yang akurat, serta memastikan bahwa apa yang dtuliskan itu telah mendapatkan “sentuhan” dari otak kiri maupun kanan. Singkatnya, mereka berhasil memetakan pikiran mereka (mindmapping).

Dari sinilah kemudian Buzan memperkenalkan konsep Mind Mapping atau Peta Pikiran. Konsep ini didasarkan pada cara kerja otak kita menyimpan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak kita tidak menyimpan informasi dalam kotak-kotak sel saraf yang terjejer rapi melainkan dikumpulkan pada sel-sel saraf yang bercabang-cabang yang apabila dilihat sekilas akan tampak seperti cabang-cabang pohon. Dari fakta tersebut maka disimpulkan apabila kita juga menyimpan informasi seperti cara kerja otak, maka akan semakin baik informasi tersimpan dalam otak dan hasil akhirnya tentu saja proses belajar kita akan semakin mudah.
Lebih lanjut Buzan memaparkan bahwa kunci dari optimalisasi otak manusia adalah imajinasi dan asosiasi. Imajinasi adalah bagaimana agar sesuatu yang kita ingat menjadi lebih menarik sementara asosiasi adalah menghubung-hubungkan apa kita ketahui. Dengan Mind Mapping kita dapat menggabungkan imajinasi dan asosiasi dalam hal mengingat sesuatu lewat bantuan warna dan gambar.
Mind Mapping diklaim sebagai cara yang paling mudah untuk memasukkan informasi ke dalam otak dan untuk kembali mengambil informasi dari dalam otak. Mind Mapping diyakini merupakan teknik yang paling baik dalam membantu proses berfikir otak secara teratur karena menggunakan teknik grafis yang berasal dari pemikiran manusia yang bermanfaat untuk menyediakan kunci-kunci universal sehingga membuka potensi otak.

Teknik MindMapping

Untuk menghasilkan mind mapping yang “memiliki daya – ledak tinggi” maka ikutilah langkah –langkah berikut ini:
•Mulailah dengan tema utama ada di tengah, buat dari kata kunci dan beri gambar dan warna yang dapat memperkuat koneksi.
•Kemudian buatlah cabang-cabang utama untuk setiap sub tema, dengan menggunakan kata kunci serta gambar dan warna yang dapat memperkuat koneksi.
•Gunakan single words untuk setiap kata kunci dari sebuah konsep
Jika memungkinkan buat hubungan imajinatif dari keseluruhan mind-map
•Setiap cabang yang dibuat haruslah saling berhubungan, hal ini digunakan untuk memastikan bahwa mind-map yang dibuat memiliki struktur dasar sesuai konsep
•Gunakanlah kreativitas, biarkan pikiran kita sebebasnya
MindMap di atas menggambarkan tentang Kebahagiaan. Cabangnya adalah keluarga, alam, kedamaian, keindahan, cinta, memberikan hadiah, kesederhanaan, imajinasi, kicau burung, pengembangan diri, Buddhisme, menjadi hidup, mobil yang dapat diandalkan, tawa, bersenang – senang, keperdulian, makanan yang baik, dan kegembiraan. Masing – masing dari cabang ini lalu berkembang menjadi ranting – ranting, dan rantingnya membuat anak ranting lagi yang menunjukkan adanya ledakan pengembangan ide – ide. Mirip dengan reaksi atom, bukan? Perhatikan pula bagaimana gambar – gambar dibuat untuk memperkuat asosiasi dan memancing otak untuk makin berimajinasi. Jika diperhatikan lagi, mungkin diperlukan berpuluh – puluh halaman catatan konvensional hanya untuk menjelaskan selembar MindMap di atas; Artinya, MindMap unggul dari segi efektivitas dan efisiensi. Mengapa Anda tidak mencoba MindMap ini? Siapa tahu suatu saat Anda menjadi The Next Genius in the World History? Who knows?

Kamis, 13 Januari 2011

7 Cara menjadi Jenius


Leonardo da Vinci adalah orang yang serba bisa: ilmuwan berprestasi, matematikawan, insinyur, penemu, ahli anatomi, pelukis, pemahat, arsitek, ahli botani, musisi, dan penulis. Jika Anda ingin menjadi seorang Renaissance Man (atau Renaissance woman), Anda dapat belajar banyak dari bagaimana Leonardo da Vinci hidup dan berpikir. Berdasarkan mempelajari kehidupan dan karya karyanya setiap orang bisa menandingi da Vinci dengan menjalankan langkah-langkah berikut.

1. Curiosità.

Curiosità adalah " rasa penasaran yang tak pernah puas pada kehidupan dan keinginan untuk terus-menerus belajar". Pemikir yang hebat memiliki satu karakteristik yang sama: mereka terus menerus bertanya sepanjang hidup mereka. Pencarian Leonardo yang tak pernah berhenti pada kebenaran dan keindahan dengan jelas menunjukkan hal ini. Yang membedakan para pemikir besar adalah kualitas pertanyaan-pertanyaan mereka. Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk memecahkan masalah dengan meningkatkan kemampuan Anda untuk mengajukan pertanyaan yang baik. Seperti da Vinci, Anda harus mengembangkan pikiran yang terbuka yang memungkinkan anda memperluas alam semesta dan meningkatkan kemampuan Anda untuk menjelajahinya. Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkan Curiosità:

* Buatlah jurnal. Bawalah sebuah jurnal mana pun Anda pergi dan sering-seringlah menggunakannya. Tulis ide-ide dan pikiran Anda di sana. Cobalah untuk menulis beberapa pernyataan per hari yang dimulai dengan "Aku bertanya-tanya mengapa / bagaimana ..."
* Observasi berdasarkan tema. Pilih sebuah tema dan amati hal-hal yang berkaitan dengan tema untuk satu hari. Sebagai contoh, katakanlah Anda memilih "komunikasi". Sepanjang hari, amati setiap jenis dan contoh dari komunikasi yang Anda jumpai. Anda kemudian dapat merekam pengamatan Anda dalam jurnal Anda.
* Latihan kesadaran. Pilih pertanyaan dan tulis pikiran dan asosiasi yang terjadi pada Anda sebagai mana adanya. Jangan edit mereka. Yang penting adalah terus menulis. Ini juga disebut sebagai freewriting.

2. Dimostrazione

Dimostrazione adalah "komitmen untuk menguji pengetahuan melalui pengalaman, ketekunan, dan kesediaan untuk belajar dari kesalahan". Kebijaksanaan datang dari pengalaman dan prinsip Dimostrazione membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari pengalaman Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkan Dimostrazione:

* Periksa keyakinan Anda. Apakah Anda memegang keyakinan yang belum diverifikasi melalui pengalaman? (menurut saya, kecuali keyakinan beragama)
* Tiga sudut pandang. Pertama, membuat argumen yang kuat terhadap keyakinan Anda. Selanjutnya, ambil pandangan jauh terhadap keyakinan Anda (misalnya, seolah-olah Anda hidup dalam budaya yang berbeda) dan buatlah tinjauan. Akhirnya, temukan teman yang dapat memberikan perspektif yang berbeda.
* Menganalisis iklan yang mempengaruhi Anda. Lihatlah iklan di majalah favorit Anda dan analisalah strategi dan taktik yang digunakan oleh pembuat iklan. Cari iklan yang paling mempengaruhi Anda dan cari tahu mengapa.
* Cari "anti-role model" untuk belajar darinya. Daftarlah kesalahan-kesalahan dari orang-orang yang ingin Anda hindari. Belajar dari kesalahan – kesalahan itu sehingga Anda tidak akan menghadapi kesulitan yang sama.

3. Sensazione

Sensazione adalah "perbaikan terus-menerus terhadap indera, terutama penglihatan, sebagai sarana untuk menghidupkan pengalaman". Menurut da Vinci, kita dapat mempraktekkan Dimostrazione dengan baik melalui indera kita, terutama penglihatan. Itu sebabnya salah satu motto Leonardo adalah saper vedere (mengetahui cara melihat) yang darinya ia mencipta karyanya dalam seni dan sains. Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkan Sensazione:

* Tulis deskripsi yang detail mengenai suatu pengalaman. Misalnya, menggambarkan pengalaman Anda menonton matahari terbit di jurnal Anda.
* Pelajari cara untuk menggambarkan bau.
* Belajarlah untuk menggambar.
* Dengarkan suara yang berbeda di sekitar Anda. Belajarlah untuk mendengarkan intensitas suara yang berbeda. Dari yang paling lembut (misalnya pernapasan Anda) ke yang paling keras (misalnya lalu lintas).
* Hiduplah di saat itu. Praktekkan kesadaran (totalitas dalam melakukannya).


4. Sfumato

Sfumato adalah "kesediaan untuk merangkul ambiguitas, paradoks, dan ketidakpastian". Karakteristik terpenting dari kejeniusan da Vinci adalah kemampuannya untuk menangani rasa misteri. Berikut adalah dua cara untuk menerapkan Sfumato:

* Bertemanlah dengan ambiguitas. Temukan beberapa situasi di masa lalu di mana Anda menghadapi ambiguitas (misalnya menunggu untuk mendengar apakah lamaran Anda untuk pekerjaan yang Anda inginkan berhasil). Jelaskan bagaimana rasa anda.
* Tanyakan kepada diri Anda pertanyaan-pertanyaan mengenai apa hubungan dari dua hal yang berlawanan. Sebagai contoh, tanyakan pada diri Anda apa kaitan antara saat-saat paling bahagia dan paling menyedihkan yang anda alami.
* Praktikkan metode Sokrates. Tujuan dari metode Sokrates adalah untuk mengkaji kemungkinan, yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan, bukan dengan memberikan jawaban. Sokrates dikenal (dan dikritik) untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang ia tidak memiliki jawabannya. Kunci untuk menggunakan metode Sokrates adalah dengan berlaku rendah hati. Jangan berasumsi bahwa Anda atau siapupun tahu secara pasti mengenai apa pun. Pertanyakan setiap anggapan.

5. Scienza

scienza adalah "pengembangan keseimbangan antara sains dan seni, logika dan imajinasi". Hal ini bisa dikatakan sebagai berpikir dengan "seluruh otak". Pemetaan pikiran adalah metode yang kuat yang dapat membantu Anda menggabungkan logika dan imajinasi dalam pekerjaan dan kehidupan Anda. Hasil akhir pemetaan harus terkait-seperti struktur kata-kata dan ide-ide yang entah bagaimana terkait dalam benak penulis.

6. Corporalità.

Corporalità adalah "pemeliharaan anugerah, keterampilan tangan, kebugaran, dan ketenangan". Leonardo memiliki kemampuan fisik yang luar biasa dilengkapi kegeniusannya dalam sains dan seni. Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkan Corporalità:

* Mengembangkan program untuk kebugaran fisik. Program Anda harus mencakup tiga hal: fleksibilitas latihan, latihan kekuatan, dan pengkondisian aerobik.
* Mengembangkan kesadaran tubuh. Belajarlah anatomi. Lakukan apa pun yang memperkuat hubungan antara tubuh dan pikiran.
* Membina keterampilan tangan. Leonardo bisa bekerja dengan kedua tangan kanan dan tangan kiri dengan sama baiknya. Anda dapat memupuk keterampilan kedua tangan ini dengan menggunakan tangan yang tidak dominan untuk tugas-tugas sederhana. Kemudian Anda dapat menggunakan tangan nondominan Anda untuk menulis.

7. Connessione

Connessione adalah “pengakuan dan penghargaan pada keterkaitan dari fenomena dan segala sesuatu”. Hal ini bisa dikatakan sebagai sistem berpikir. Sumber dari kreatifitas Leonardo adalah kemampuannya untuk membuat pola baru melalui kaitan dan kombinasi dari elemen – elemen yang berbeda. Berikut cara – cara untuk menerapkan Connessione:
• Cari cara untuk mengaitkan sesuatu yang kelihatannya tak berkaitan. Contohnya, anda bisa mencoba untuk mengaitkan antara seekor beruang dan Internet. Atau antara geologi dengan Mona Lisa.
• Bayangkanlah dialog. Bayangkanlah anda berdialog dengan seorang model untuk mendapatkan perspektif dan pandangan baru. Atau anda bisa membayangkan bagaimana model akan mendiskusikan permasalahan anda.
• Berpikirlah mengenai bagaimana kejadian segala sesuatu. Ambillah sebuah benda dan berpikirlah tentang elemen – elemen apa yang terlibat dalam penciptaannya dan bagaimana caranya.

artikel ini diterjemahkan dari: http://www.wikihow.com

Selasa, 11 Januari 2011

Fakta tentang Kesuksesan Tokoh-tokoh Dunia



1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA !

#Nelson Mandela, jadi presiden usia 76 tahun
#Steve Jobbs, jutawan usia 21 tahun
#Kolonel Sanders (KFC), mulai bisnis umur 65 tahun
#Winston Churchill, banyak gagal dan hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52 tahun.
#Bill Gates, terkaya di dunia usia 41 tahun

2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA,WARNA KULIT DAN KETURUNAN.

#Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini
#Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam
#Confusius: anak yatim di Cina
#Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.

3. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN (CACAT) FISIK.

#Hellen Keller: tuna netra, tuna rungu, penulis dan pendidik terkenal dunia.
#Shakespeare: cacat kaki, penulis novel.
#F.D. Roosevelt: terkena polio, presiden 32 AS.
#Beethoven: tuna rungu, komposer musik.
#Napoleon Bonaparte : sangat pendek, wajah tidak menarik, pemimpin pasukan penakluk Eropa.
#Anthony Robbins: Lulusan SMA, kegemukan, merubah persepsi tentang penampilan dan cara diet, menjadi langsing, motivator terkenal dunia.

4. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN


#Thomas Alfa Edison : pendidikan SD, 2000 paten / penemuan.
#Li Ka Shing: berhenti sekolah umur14 tahun, orang terkaya di Hongkong.
#Henry Ford : tidak pernah duduk di bangku sekolah
#The Wright Brother : orang biasa dan tidak berpendidikan tinggi, menciptakan pesawat terbang pertama di dunia.
#Bill Gates, orang terkaya didunia memulai bisnis setelah lulus SMA.
#Lawrence Ellison : drop out universitas, pendiri Oracle Corp, orang terkaya kedua didunia.

5. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN LATAR BELAKANG KELUARGA

#Andrew Carnegie : bekerja usia 13 tahun, keluarga sangat miskin, menjadi Raja Besi Baja dunia.
#Walt Disney : usia 20 tahun pemuda miskin dan tidak terkenal, usia 30 tahun jadi usahawan terkenal.
#Abrahan Lincoln lahir dari keluarga miskin
#Napolean Hill dilahirkan di keluarga miskin, ibunya meninggal saat dia kecil, jadi guru motivasi terkenal dunia, bukunya Think and Grow Rich : menjadi acuan pertama bagi para motivator dunia.
#Bill Clinton : ayahnya meninggal ketika masih kecil, adiknya terlibat obat terlarang.



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...