Sabtu, 19 Februari 2011

GARIS NAZKA, PERU DAN KISAH RAMAYANA

Dalam kisah Ramayana, ketika Sugriwa mengarahkan para pasukan kera dalam pencarian Dewi Sita, dia memerintahkan mereka untuk pergi ke BARAT, memeriksa TRISULA yang terukir di sebuah gunung. Dia menggambarkan Trisula itu sebagai “sebuah tiang bendera yang panjang berwarna keemasan, dengan tiga cabang yang terletak di puncaknya. Trisula itu selalu berpendar bila dilihat dari angkasa.” (Trisula ini terletak di pantai barat Peru).

Deskripsi yang diberikan dalam kitab Ramayana ini begitu jelas sehingga sulit untuk disangkal bahwa trisula ini pastilah dilihat oleh Sugriwa dan Walmiki (sang penulis Kitab Ramayana) dari angkasa (membuktikan bahwa mereka memiliki pesawat terbang !).
Sekitar 100 mil dari trisula ini, terdapat tempat bernama Nazca atau Nasca, di mana terdapat bentuk geometri yang sangat besar digambar di daratan. Bentuknya yang lengkap dan menyeluruh hanya bisa terlihat dari ketinggian angkasa.

Menurut Dr. P. V. Vartak, trisula itu adalah penanda arah Barat (karena kita memiliki 180˚ saat ini untuk menentukan dari mana arah Barat dimulai). Trisula ini diciptakan oleh Wishnu sekitar 15.000 – 17.000 tahun yang lalu. Garis Nazca adalah tanda – tanda Pelabuhan Udara Jaman Kuno dari Raja Vali, sekitar 15.000 tahun yang lalu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...