Jumat, 25 Februari 2011

Teori Kecepatan Cahaya di dalam Rg Weda


Di dalam pernyataan Rg Weda yang diberikan oleh Sayanacharya pada masa pemerintahan Vijayanagara abad ke-14 Masehi, dikatakan

tatha ca smaryate yojananam sahasre dve dve sate dve ca yojane ekena nimisardhena kramamana
तथा च स्मर्यते-योजनाना सहस्ट्रे द्वे-द्वे शते द्वे च योजने | एकेनं निमशारधेन क्रम मान नामोस्तुटे

Artinya:

[Oh Surya] Engkaulah yang melintas 2.202 yojana dalam waktu setengah nimesa.

Di sini satu yojana sekitar 9 mil, seperti yang terdapat dalam kitab Arthasastra (dan Adi Parwa, mahabharata). Ukuran waktu karena itu, sesuai dengan keterangan di dalam Purana, adalah sebagai berikut:
1 hari, 1 malam = 30 Muhurta = 24 Jam
1 Muhurta = 30 Kala = 24/30 Jam
1 Kala = 30 Kastha = 24/900 jam = 1.6 menit
1 Kastha = 15 Nimesha = (1.6/15) menit = 3.2 detik
1 Nimesha = 3.2/15 = 0.21333... detik

Oleh sebab itu, Satu Nimesha setara dengan 16/75 detik. (0.21333)
Kalau dihitung lagi, maka hasilnya adalah,

(2202*9 mil)/((16/75)/2 detik) = 185.793.75 mil/detik

Yang tiada lain adalah kecepatan cahaya!!! (Nilai ilmiahnya adalah 187.372 mil/detik)

Pada waktu itu satu – satunya sumber cahaya yang dikenal adalah matahari. Jadi sebutan Surya mengacu kepada cahaya matahari.

Infromasi ini disampaikan oleh Prof. Subhash Kak, seorang profesor terkemuka dalam bidang Permesinan Elektronik dan profesor dari Studi Asia dan Ilmu Pengetahuan Kognitif di Lousiana State University di Baton Rouge. Fakta ini juga tercantum di dalam buku Dr. V. Vartak di dalam bukunya, Vastav Ramayan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...