Sabtu, 12 Februari 2011

Sonnet 18 - "Shall I compare thee to a summer's day?"


Shall I compare thee to a summer's day?
Thou art more lovely and more temperate:
Rough winds do shake the darling buds of May,
And summer's lease hath all too short a date:
Sometime too hot the eye of heaven shines,
And often is his gold complexion dimmed;
And every fair from fair sometime declines,
By chance, or nature's changing course untrimmed;
But thy eternal summer shall not fade,
Nor lose possession of that fair thou ow'st;
Nor shall death brag thou wand'rest in his shade,
When in eternal lines to time thou grow'st:
So long as men can breathe or eyes can see,
So long lives this, and this gives life to thee.


(William Shakespeare, 1609)


free translation :

Haruskah kusandingkan engkau dengan musim panas?
Kau lebih indah dan sempurna
Angin liar mampu mengguncang kuncup Mei
Dan langkahnya terlalu cepat berlalu:
Terkadang sang mata surga terlalu panas sinarannya
Dan terkadang dia terlalu dingin, tersaput awan dan mendung
Dan segala yang indah pada akhirnya musnah
Sebagian karena waktu, sebagian karena harus begitu adanya
Namun musim panas-mu tak ‘kan meredup,
Tiada pula dia menghilang
Tiada pula Kematian membawamu ke dalam bayangnya
Sebab dalam baris sajak abadi, kau hidup dan menumbuh
Karena, selama manusia masih mampu bernafas dan melihat,
Sajak ini ‘kan terus hidup, begitu juga dirimu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...