Sabtu, 12 Februari 2011

Put Your Soul Here !!!


Filsafat idealisme Plato mengisyaratkan bahwa kita hidup di dalam dua dunia: Pertama, dunia jasmani, yang berubah, jamak, inderawi; Yang kedua, dunia idea yang kekal, sempurna, tiada perubahan, tiada kejamakan,merupakan "ada" yang sebenarnya. Idea tidak dipengaruhi oleh benda jasmani, namun sebaliknya: Idea-idea mendasari dan menyebabkan benda-benda jasmani.

Manusia adalah kombinasi dari kedua dunia ini: tubuh dan jiwa. Jiwa berasal dari dunia idea, dan sekarang terkurung di dalam tubuh. Kenyataan ini sejalan dengan Bhagavadgitha yang menekankan bahwa pada hakekatnya kita semua adalah makhluk rohani yang kekal, identitas tanpa batas, bahagia di Langit Rohani. Konon, karena saking mendalamnya pengetahuan kesadaran yang terkandung di dalam Bhagavadgitha, Albert Einstein nan jenius akhirnya mampu memformulakan Hukum Relativitas – nya yang terkenal: E = m c2. Sederhananya, keseluruhan materi di dalam semesta ini bisa ada karena ada energi laten yang bekerja di belakangya. m ada karena E, begitulah kira – kira.

Di dalam kesehariaan manusia pada zaman yang semakin rapuh ini, kenyataan Kebenaran di atas sering diingkari. Semakin banyak manusia yang lebih bertumpu kepada materi ketimbang Energi – nya. Demi mencapai kekuasaan, melupakan arti persahabatan. Demi meraih kehidupan penuh kelimpahan materi, meninggalkan nurani dan melakukan tindakan tidak terpuji. Perampokan, pembunuhan, perkosaan semakin biasa menjadi tajuk utama di media – media massa, seakan – akan membenarkan bahwa tujuan utama kehidupan manusia di dunia adalah demi pengumpulan materi yang sebanyak – banyaknya. Padahal, Khalil Gibran telah pula menggoreskan aforisma dengan pena emasnya, memaklumkan bahwa harta – benda bukanlah yang utama di dunia ini:

Akal dan pikiran itu seperti raga dan jiwa
Tanpa raga, jiwa hanyalah udara hampa
Tanpa jiwa, raga adalah kerangka tanpa makna.


Ah, betapa pentingnya kedua dunia ini saling mengisi dan seimbang, seumpama Yin dan Yang, teori dan praktek, pemahaman dan aplikasi..... Mungkin, akan tiba saatnya, ketika benar – benar meresapi semuanya ini,akhirnya kita menyadari paling tidak satu hal, bahwa segala yang ada di dalam semesta ini tercipta untuk menemukan “Something Great behind the scene.” (Haanel, The Master Key System )

Sudah saatnya kita menekankan pendekatan jiwa di dalam keseharian kita – saat belajar menempa ilmu, di dalam pergaulan, menyematkan cita – cita di kolong langit, dalam setiap langkah dan nafas kita! Jangan mau menjadi radio yang hanya bisa bersuara, tapi tidak ada tindakan nyata. Jangan pula seperti flashdisk, pintar menyimpan informasi namun tiada mampu memilah makna dan isi. Taruhlah jiwa Anda di dalamnya! Put Your Soul! Biarkan menyusup perlahan di dalam hati dan rasakan betapa daya di dalam diri kita semakin hari semakin kuat hingga yang terasa hanyalah kebahagiaan sejati, bukan kesenangan semu karena materi yang sedari tercipta memang tiada pernah tertakdir untuk abadi.

Jayalah Jiva !!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...