Minggu, 08 April 2012

Bukti Ilmiah Peradaban Weda

1. Saya setuju dgn Chanary yang istilahnya lebih
Generik dari peradaban Veda menjadi peradaban
Manusia, suatu fakta tak terbantahkan bahwa epos
Ramayana dan Mahabharata adalah warisan dunia.
Btw Kata Veda sendiri yang suku katanya Vid berarti
Pengetahuan;dan ini dalam arti seluas-luasnya, yang
di dengar, dialami langsung pada masa itu, sekarang
dan nanti.. etc,akan sangat disayangkan kalo kita
hanya sebatas mengasumsikan bahwa Veda “hanya”
berupa setumpukan buku yang umumnya disebut
Kitab Suci (Kadang saya heran juga, sejak kapan ada
standarisasi bahwa suatu agama harus ada kitab
sucinya ya?mohon dicerahkan )
2. So, berhubung peradaban hindu (notice: bukan
sebgai agama) adalah warisan dunia, kenapa pula
kita masih sibuk bkin klaim2 yang sifatnya eksklusive
bgt, milik dunia berarti milik kita bersama, berbagilah
justru yang lebih baik, kenapa ga kita apresiasi kalo
itu memang baik untuk semua orang? sama kaya
udara yang kita hiruplah kira2, ga mungkin lah kita
ngeklaim itu hanya milik kita saja, atau ngeklaim
mentari milik umat ini, agama itu, bla2..itu mah hanya
akan bikin perang aja kan bos??Sudah saatnya kita
melihat keseluruhan gambaran besarnyalah. 
3. Tentang bahasa sanskrit yang dianggap sebagai ibu
bahasa jaman dulu, yang memang beredarnya hampir
di seluruh dunia, trutama di daerah asia. barangkali
kalo boleh saya ambil contoh di jaman sekarang, ya
semacam bahasa inggris gitulah, dimana semua
negara di dunia mengakui itu sebagai Bahasa
INTERNASIONAL, dan saya rasa ga perlu ada yang
“alergi”lah dengan fungsi bahasa inggris sebagaimana
penggunaan bahasa sanskrit jaman dulu dengan tidak
menganggap bahwa itu milik agama tertentu saja.
4. Mengenai “India” sebgai pusat peradaban, saya
setuju, tapi ada penambahan sedikit, berdasarkan
penelitian ahli Nuklir dan geologi dari Brasil, Prof.
Arysio Santos dalam Thesisnya yang Jadi buku
(Mungkin Teman2 udah pada Tahu) “Atlantatis the
Lost Continent Finaly Found”, mengatakan bahwa
11.000 tahun yang lalu “India” atau Hindia atau Shind
adalah sebuah daratan LUAS(sebelum terkena
Tsunami Besar akibat letusan Krakatoa(disebut
Mahameru jaman dulu) dengan peradaban yang MAJU
kira2 dari Afganisthan sampai Australia (Astralaya in
Sankrit), jadi Indonesia, adalah bagian dari peradaban
maju tersebut, sisa2 peninggalannya adalah kejayaan
Sri Wijaya dan Majapahit, Bahkan ketika perang Nuklir
Bharatayudha itu, putera terbaik Indonesia bernama
Gatot Khaca ikut “berpartisipasi” di Kurusetra (saya
boleh menganalogikan secara sederhana;coba deh
cari di india sana ada ga orang2 india yang diberi
nama Gatot, (padahal jelas2 nama Gatut Kacha
tertulis di epos Baratayuda lho) kalo nama2 kaya
arjuna, Krishna,Bharata mah banyak disana dipake,
sedangkan nama Gatot orang-orang kitalah yang
masih memakainya kan?) .
5. Trus masih mengenai bukunya Prof. Santos tsb, ada
yang menarik terkait dengan peradaban mesir; kata
piramid dalam bahasa mesir adalah M’R’(baca:
mere), yang kalo ditelusuri lagi adalah berujung pada
kata MERU(sankrit untuk gunung, bukankah bentuk
piramid berbentuk seperti gunung?), semacam ada
missing link kenapa peradaban mesir yang sudah
mengenal listrik, batu batere, ilmu konstruksi yang
hebat(buktinya bisa dilihat pada relief2 di piramid
atau bisa dilihat pada bukunya “Erich Von Daniken -
Chariots Of The Gods”) BISA “bernostalgia” tentang
Gunug (secara di mesir sana kan rada2 gurun gitu
daerahnya ga ada gunung) , jadi darimana memori
mereka tentang gunung itu muncul yang kebetulan
lagi disebut meru itu ?), begitu juga dengan kenapa
orang yunani sampai sekarang menyebut diri mereka
yavan-orang dari YAVA; Java;yava dvipa-? Oya
mumpung saya inget, meski ini hanya novel, tapi
cukup masuk akal menurut saya, judulnya “negara
kelima-karangan ES. Ito, yang membahas tentang 3
peradaban besar; mesir, maya aztec, n borobudur—
pertanyaanya kenapa basic bangunan mereka mirip
(piramid, candi, etc) padahal tempat mereka kita
tahu sangat jauh jaraknya satu sama lainnya kan?)
6. Oya buat Mas Faizul yang kelihatannya sangat
expert dalam perJINan dan peradaban di luar
manusia, barangkali buku “Erich Von Daniken -
Chariots Of The Gods” terbit thn 1963 klo ga salah,
bisa banget mas buat dipake nambah2 bekel atau
misteri, tapi ada juga fakta2 logis yang tak
terbantahkan seputaran Alien disana. Atau malah
mungkin udah baca?? Wadoh kalo gitu mahap2 deh
. So silakan di Google gan!
7. Btw, mengenai “perseteruan” antara agan toshiya n
mas Faizul mengenai existensi Nabi adam (saat ini
saya lagi ga OL di rumah, jadi saya lum bisa bilang
dasar bukunya yang mana, saya pernah membacanya,
dan saya janji akan bilang judulnya kalo udah di
rumah!), dalam buku yang dibuat oleh Sejahrawan
India yang meneliti dan merangkum dari berbagai
sumber2 veda dan purana, dikatakan bahwa Nabi
adam memang dikenal sebagai Manusia pertama
(manusia yang bener2 telah menyadari esensi
sebagai manusia) di daerah Arvasthan (negeri Kuda),
yang seperti kita ketahui bersama negeri itu adalah
negeri ARAB. Jadi jaman itu di arab bukan berarti ga
ada manusianya, udah ada manusianya, tapi Cuma
badannya aja, “isi”nya masih berkesadaran ”hewan”.
Nah tentang kenapa Cuma Nabi Adam yang bisa jadi
“manusia”, karena biliau adalah seorang Rishi (saya
lebih suka menyebutnya dengan seorang Ilmuan
karena beliau dulunya tugasnya sebagai ksatria tp
bokapnya yang Rishi) yang menguasai veda2 dan Yoga
secara advance yang diasingkan setelah perang
Bharatayuda berakhir, pada catatan barathayuda,
satu2nya Ksatria pihak kurawa yang masih hidup
adalah Ashvatama (anak Rishi Drona) yang telah
melakukan pembunuhan terhadap anak2 drupadi
yang bukan”pada tempatnya”(seharusnya di medan
perang, tapi mereka dibunuhnya pas lagi tidur di
tenda), Akhirnya Arjuna marah dan berhasil menagkap
Asvathama yang kabur. Ketika hampir dibunuh,
drupadi melarangnya dan memutuskan untuk
memaafkan kesalahannya, sebagai seorang ksatria
diberi ampun seperti itu merupakan AIB, oleh karena
itu beliau mengasingkan diri ke negeri Arvasthan.
Disana meski telah bermukim di tempat yang baru,
beliau tidak melupakan asal usulnya, dan tetap
menerapkan ajaran “veda” dan trutama yoga dan
beberapa ritualnya (disini beliau beralih fungsi tugas
dari kesatria menjadi seorang rishi); seperti
mendirikan lingga-yoni{salah satunya adalah divine
VAGINA yang ada di mekkah sampai sekarang} di
beberapa tempat sebagai “simbol” divinity dan
kehidupan, dan banyak ditemukan di Irak. Begitu juga
dengan keturunan beliau, dikenal dengan nama Kuru
Vansi -keturunan suku kuru dari india- yang diarab
lebih dikenal dengan Quraish (Ga heran kalo
keturunan berikutnya pun menonjol dan bisa merubah
peradaban jahiliyah di negeri arab--bahasa generiknya
bisa di bilang sebagian kawasan timur tengah—
menjadi lebih manusiawi dan lebih lembut). Jadi kalo
melihat jalurnya, pepatah orang2 Arab yang bilang
“belajarlah kau sampai ke negeri China” diplintir dari
“belajarlah kau ke negeri Shind ( pelafalan orang
persia/arablah yang membuatnya terlihat seperti itu,
dan saya rasa orang arab jaman itu kejauhan kalo
mau belajar ke china, kan india jaman itu dikenal
gudangnya ilmu yang notabene lebih dekat dengan
Arab).

(www.kaskus.us/showthread.php?t=2802239&page=17)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...